Sumbardaily.com - Rumah Em Hermanto (48), warga Kampung Koto, Jorong Simpang Tigo Timur, Nagari Simpang, Pasaman, mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon karet dan pohon durian saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah tersebut pada Senin (22/9/2026) sore.
Peristiwa itu membuat bagian atap rumah yang ditempati Em Hermanto bersama keluarganya mengalami kerusakan berat. Musibah tersebut terjadi ketika kondisi cuaca di wilayah Nagari Simpang dilanda hujan lebat dan angin kencang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerusakan pada rumah membuat keluarga Em Hermanto membutuhkan bantuan untuk memulihkan tempat tinggal mereka agar dapat kembali digunakan dengan kondisi yang lebih aman.
Kabar mengenai musibah tersebut kemudian mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasaman. Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah sekaligus menemui keluarga korban.
Kedatangan Wakil Bupati tidak hanya untuk melihat kerusakan akibat pohon tumbang. H. Parulian juga berbincang dengan Em Hermanto dan keluarganya untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mereka setelah rumah mengalami kerusakan berat.
Saat berada di lokasi, H. Parulian melihat langsung bagian rumah yang terdampak. Kerusakan paling parah terlihat pada seluruh rangka atap rumah yang tertimpa pohon karet dan pohon durian.
Di hadapan korban dan keluarga, Wakil Bupati Pasaman menyampaikan dukungan agar keluarga tersebut tetap tabah menghadapi musibah. Pemerintah daerah juga menyatakan akan berupaya membantu sesuai kebutuhan dan kemampuan yang ada.
“Kami ikut merasakan apa yang dirasakan keluarga. Ini tentu bukan sesuatu yang mudah, apalagi rumah merupakan tempat kita berlindung dan berkumpul bersama keluarga. Namun, kami berharap Bapak dan keluarga tetap tabah, sabar dan kuat menghadapi musibah ini. Insyaallah, pemerintah akan hadir dan berupaya membantu sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan yang ada,” ujar H. Parulian.
Selain memberikan penguatan kepada keluarga korban, Wakil Bupati juga memastikan penanganan kebutuhan mendesak akan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Hal tersebut disampaikan agar keluarga korban tidak merasa menghadapi musibah tersebut seorang diri.
“Jangan merasa sendiri menghadapi musibah ini. Kita akan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar bantuan dapat diberikan dan kebutuhan yang mendesak bisa segera ditangani,” lanjutnya.
Respons pemerintah daerah tersebut mendapat apresiasi dari Wali Nagari Simpang Adek Jumailis, ST. Menurutnya, perhatian langsung dari pemerintah daerah dan sejumlah pihak menjadi dukungan penting bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
Adek Jumailis menyampaikan terima kasih atas kedatangan Wakil Bupati Pasaman yang melihat langsung kondisi rumah warga. Dia juga menyebut bantuan yang diberikan sejumlah lembaga sangat berarti bagi keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasaman. Bapak Wabup sudah datang langsung melihat kondisi warga kami. Bantuan dari BAZNAS, BPBD, PMI dan Dinas Sosial tentunya sangat berarti bagi keluarga yang terkena musibah,” ujarnya.
Bantuan kemudian disalurkan kepada keluarga Em Hermanto. BAZNAS Kabupaten Pasaman menyerahkan bantuan senilai Rp5 juta melalui program BAZNAS Pasaman Peduli.
Selain bantuan dari BAZNAS, dukungan juga diberikan BPBD, PMI dan Dinas Sosial. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan pascabencana sekaligus membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musibah.
Di tengah kondisi rumah yang mengalami kerusakan berat, Em Hermanto menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan berbagai pihak. Dia mengaku bantuan dan kedatangan pemerintah membuat keluarganya merasa mendapat dukungan dalam menghadapi kondisi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati dan semua pihak yang sudah datang membantu. Kami sangat terbantu dan merasa tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ungkap Em Hermanto.
Kerusakan berat pada bagian atap menjadi persoalan utama yang harus segera ditangani keluarga tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kondisi rumah membuat kebutuhan pemulihan tempat tinggal menjadi perhatian.
Kehadiran Wakil Bupati Pasaman di lokasi juga menjadi bentuk respons pemerintah daerah terhadap musibah yang dialami warga. Selain melihat langsung kondisi rumah, kunjungan tersebut memberikan dukungan moril kepada keluarga Em Hermanto agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.
Musibah yang terjadi di Nagari Simpang tersebut juga menjadi perhatian terhadap kondisi cuaca ekstrem. Hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama ketika hujan lebat dan angin kencang terjadi. Kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak yang dapat membahayakan warga maupun merusak bangunan dan lingkungan sekitar. (*)
















