Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di Padang Resmi Dimulai, Usung Konsep Smart Surau

Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di Padang Resmi Dimulai, Usung Konsep Smart Surau

Peresmian Pesantren Ramadan tingkat Kota Padang dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, usai shalat subuh di Masjid Baitul Haadi Aur Duri Indah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Senin (23/2/2026). Mengusung tema “Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan program unggulan Smart Surau. (Dok. Prokopim)

Sumbardaily.com, Padang - Program Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di Padang resmi dimulai dengan pendekatan berbeda. Tidak sekadar kegiatan tahunan, agenda keagamaan ini diarahkan menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus akselerasi gerakan Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Peresmian Pesantren Ramadan tingkat Kota Padang dibuka langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, usai shalat subuh di Masjid Baitul Haadi Aur Duri Indah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Senin (23/2/2026).

Pembukaan ini turut dihadiri serta diwakili Wakil Wali Kota Padang dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padang.

Tahun ini, Pesantren Ramadan digelar serentak di 1.100 masjid dan musala yang tersebar di seluruh wilayah Kota Padang. Jumlah tersebut selaras dengan total Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus struktural di lingkungan Pemko Padang yang juga sekitar 1.100 orang.

“Jumlah ASN struktural di Pemko Padang kurang lebih 1.100 orang. Saya ingin setiap ASN hadir di masjid dan musala yang tersebar dari Koto Tangah hingga Bungus Teluk Kabung. Ini bentuk kolaborasi kami dalam membangun Kota Padang,” ujar Fadly Amran.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di Padang tidak hanya menyasar peserta didik, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kehadiran ASN di tiap masjid dan musala diharapkan memperkuat pengawasan, pembinaan, sekaligus kedekatan dengan warga.

Mengusung tema “Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan program unggulan Smart Surau.

Konsep ini mendorong masjid dan musala tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Melalui Pesantren Ramadan, kami berusaha memperkenalkan gerakan Smart Surau dengan beberapa aktivitas seperti Subuh Mubarakah, Revisi Kurikulum MDTA/MDTW, Remaja Masjid Reborn serta Ruang Pembelajaran Digital dan jaringan nirkabel (WiFi) gratis,” ucap Fadly.

Aktivasi program tersebut menjadi pembeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain pembinaan ibadah, peserta juga diperkenalkan pada ruang pembelajaran digital dan fasilitas WiFi gratis, yang diharapkan mampu menunjang literasi keagamaan dan pendidikan berbasis teknologi.

Wali Kota menekankan agar pelaksanaan Pesantren Ramadan tidak berhenti pada penyampaian materi secara teoritis. Ia meminta agar kegiatan lebih menitikberatkan pada praktik ibadah dan pembentukan karakter generasi muda.

“Kami berharap Pesantren Ramadan menjadi puncak muhasabah bagi anak-anak kita yang sudah menerima pembelajaran selama satu tahun ini. Untuk itu kami mengharapkan ada perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga bisa terus diingat oleh anak-anak kita,” katanya.

Secara keseluruhan, Pesantren Ramadan 1447 Hijriah di Padang diikuti oleh 84.649 siswa. Rinciannya, 43.382 siswa tingkat SD/Madrasah Ibtidaiyah dan 41.367 siswa SMP/Madrasah Tsanawiyah. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026.

Dengan skala pelaksanaan di 1.100 titik dan puluhan ribu peserta, Pesantren Ramadan di Padang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di kota tersebut pada Ramadan 1447 Hijriah.

"Kami berharap pendekatan berbasis Smart Surau mampu meninggalkan kesan mendalam sekaligus memperkuat karakter generasi muda secara berkelanjutan," imbuh Wali Kota. (red)

Baca Juga

Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemko Padang Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih
Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemko Padang Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih
Dinas PUPR Kota Padang menangani kerusakan jaringan irigasi pertanian pasca banjir di wilayah Kuranji dan Pauh.
Banjir Padang Sisakan Kerusakan Irigasi Pertanian, Perbaikan Dikebut di Kuranji dan Pauh
Petugas Polresta Padang bersama Basarnas mengevakuasi warga terdampak banjir akibat hujan deras yang merendam sejumlah kawasan di Kota Padang.
HJK Padang ke-357 Tahun Punya Misi Baru Pasca Banjir, Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Digencarkan
Pawai Telong-telong HJK Padang ke-357 berlangsung meriah di Pantai Cimpago dengan peserta menampilkan mobil hias dan budaya daerah.
Ribuan Warga Padati Pantai Cimpago, Pawai Telong-telong HJK Padang ke-357 Pamerkan Kekayaan Budaya
Seminar Pendidikan di Auditorium Universitas Negeri Padang dihadiri 2.334 peserta dari berbagai unsur pendidikan.
Seminar Pendidikan di Padang Diikuti 2.334 Peserta, Wali Kota Dorong Inovasi Sekolah tak Berhenti di Ruang Diskusi
KRI Teluk Kendari-518 bersandar di Dermaga IV Pelabuhan Teluk Bayur dalam rangkaian HJK Padang ke-357 pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Kapal Perang KRI Teluk Kendari-518 Hadir di HJK Padang, Warga Bisa Jelajahi Geladak Tanpa Biaya