Sumbardaily.com, Padang - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kota (Pemko) Padang berakhir di Musala Singapura, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Senin (16/3/2026).
Momentum ini dimanfaatkan Wali Kota Padang, Fadly Amran untuk menegaskan pentingnya peran surau dalam membina generasi muda sekaligus memperkuat karakter kepemimpinan sejak dini.
Kunjungan tersebut menjadi agenda terakhir dalam rangkaian Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemko Padang selama bulan suci tahun ini.
Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ruang penyampaian berbagai program pemerintah daerah yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menilai berbagai tantangan yang dihadapi saat ini harus dipandang sebagai proses pembelajaran bersama, terutama bagi kalangan pendidik dan generasi muda.
Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda juga harus diperkuat melalui aktivitas sosial, organisasi, dan komunitas yang memberi ruang bagi mereka untuk belajar berkomunikasi, memimpin, dan bekerja sama.
“Negara ini membutuhkan pemimpin yang baik, jujur, dan adil. Karena itu generasi muda harus kita siapkan dengan sungguh-sungguh sejak sekarang. Saya mengapresiasi para pengurus dan pembina yang konsisten membina anak-anak muda melalui berbagai kegiatan positif,” ujarnya.
Sebagai upaya konkret dalam memperkuat peran generasi muda di lingkungan keagamaan, Pemko Padang menghadirkan program Smart Surau.
Program ini dirancang untuk menjadikan masjid dan musala tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat aktivitas pendidikan dan pengembangan karakter.
Melalui program tersebut, sejumlah kegiatan telah disiapkan, di antaranya Aktivitas Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, hingga penyediaan ruang belajar digital yang dilengkapi akses jaringan nirkabel (WiFi) gratis di masjid dan musala di Kota Padang.
Menurut Fadly Amran, program ini diharapkan mampu mendorong anak-anak dan remaja agar semakin aktif datang ke masjid maupun musala, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak yang rutin salat berjamaah di masjid atau musala akan diberikan reward sebagai penyemangat. Sebelumnya insentif diberikan sebesar Rp300 ribu per anak. Ke depan, nilainya akan ditingkatkan secara bertahap hingga nantinya berpeluang mendapatkan hadiah umroh,” kata Fadly.
Selain fokus pada pembinaan generasi muda, Wali Kota Padang juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menyebutkan bahwa Pemko Padang saat ini terus memperkuat upaya mewujudkan kota yang bersih melalui pengembangan dan penguatan bank sampah di berbagai wilayah.
Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta menjaga kualitas lingkungan perkotaan.
“Kalau partisipasi masyarakat meningkat, selisih penilaian yang kecil bisa kita kejar sehingga kita mampu mewujudkan kota yang benar-benar bersih dan nyaman. Kemarin kita baru menerima sertifikat Adipura dan berada di peringkat delapan nasional. Targetnya tentu menjadi kota terbersih nomor satu di Indonesia,” katanya.
Pada akhir kegiatan Safari Ramadan tersebut, Wali Kota uga menyerahkan bantuan hibah dari Pemko Padang kepada Musala Singapura. Bantuan senilai Rp25 juta itu diterima langsung oleh Ketua Pengurus Musala Singapura, Masril Jalal.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat di lingkungan musala. (red)
















