Sumbardaily.com, Padang – Seorang pria berinisial JA (27), warga Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Padang saat membawa narkotika jenis sabu di depan Stasiun Tabing, Jalan Adinegoro.
Pelaku ditangkap berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran sabu di kawasan tersebut. Setelah dilakukan pengintaian, tim Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Padang AKP Martadius dan didampingi IPTU Hendrizal, langsung melakukan penangkapan di lokasi kejadian.
“Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa satu paket kecil sabu dalam plastik bening, satu unit timbangan digital, sebuah dompet kecil warna coklat tua, satu unit ponsel Android merek Samsung warna hitam, serta satu unit sepeda motor Yamaha Fino warna putih,” ujar Martadius, dikutip Kamis (23/10/2025).
Dari hasil interogasi awal, JA mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya. Ia menggunakan barang-barang itu untuk menjalankan aktivitas peredaran sabu di wilayah Kota Padang.
Polisi kemudian menyita sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan kegiatan tersebut, di antaranya satu plastik klip bening berisi sabu, satu unit timbangan digital kecil, dan satu unit sepeda motor Yamaha Fino warna putih yang digunakan pelaku untuk bertransaksi. Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolresta Padang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Martadius menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pengawasan dan meningkatkan penindakan terhadap jaringan pengedar narkoba di wilayah Kota Padang.
“Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Kami juga mengimbau masyarakat agar berani melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungan sekitar,” tegas Martadius.
Ia menambahkan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan aparat kepolisian dalam menindak para pelaku kejahatan narkotika. Sinergi antara masyarakat dan penegak hukum, lanjutnya, menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.
“Kami berharap kerja sama masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujar Martadius. (*)
















