Pemkab Agam Salurkan 1,95 Ton Benih Padi untuk Pulihkan 78 Hektare Lahan Terdampak Bencana

Pemkab Agam Salurkan 1,95 Ton Benih Padi untuk Pulihkan 78 Hektare Lahan Terdampak Bencana

Penampakan sawah dan saluran irigasi di Agam. (Foto: Pemkab Agam)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Agam menyalurkan 1,95 ton benih padi secara gratis kepada petani yang lahannya terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan 78 hektare lahan pertanian di Kecamatan Tanjung Raya dan Palembayan.

Bantuan benih padi itu disalurkan pada 21 Juli 2026 kepada tujuh kelompok tani. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Agam, Heri Prasetyo Wibowo, mengatakan penyaluran benih menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian setelah bencana.

“Benih padi telah disalurkan pada 21 Juli 2026 dan ini tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Di Kecamatan Tanjung Raya, sebanyak empat kelompok tani mendapatkan bantuan sekitar 950 kilogram benih padi. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi lahan pertanian dengan luas mencapai 38 hektare.

Sementara itu, tiga kelompok tani di Kecamatan Palembayan menerima sekitar 1 ton benih padi untuk lahan seluas 40 hektare. Dengan demikian, total lahan yang mendapat dukungan benih mencapai 78 hektare.

Heri menjelaskan penerima bantuan merupakan kelompok tani yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan). Anggaran bantuan berasal dari TKD APBD Agam dengan nilai sekitar Rp46,8 juta.

“Dengan tersalurkannya bantuan ini diharapkan agar petani dapat memanfaatkannya untuk kegiatan budidaya, sehingga produksi padi terjaga dan petani yang terdampak dapat kembali berproduksi,” katanya.

Tak berhenti pada bantuan benih, Distan Agam juga mengusulkan tambahan bantuan pupuk bagi tujuh kelompok tani penerima. Total pupuk yang diusulkan mencapai 468 karung.

Fungsional Analis Ketahanan Pangan Distan Agam, Miswarni, mengatakan usulan tersebut terdiri atas dua jenis pupuk. Rinciannya, 312 karung pupuk MPK dan 156 karung pupuk Urea.

“Pupuk yang diusulkan terdiri atas dua jenis, yakni MPK dan Urea. Secara keseluruhan terdapat 468 karung pupuk yang masuk dalam usulan bantuan,” terangnya.

Penyaluran pupuk tersebut ditargetkan dapat dilakukan sekitar September 2026. Untuk merealisasikan bantuan itu, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp445 juta.

Miswarni mengatakan dukungan sarana produksi pertanian tersebut diharapkan dapat membantu petani yang terdampak bencana untuk kembali menjalankan usaha tani. Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan dukungan benih dan pupuk.

“Dukungan berupa benih dan pupuk tersebut diharapkan dapat membantu petani terdampak bencana dalam memulihkan kegiatan usaha tani secara bertahap,” ujar Miswarni.

Dengan bantuan benih yang telah disalurkan dan usulan pupuk yang sedang diproses, Pemkab Agam mendorong petani terdampak bencana kembali melakukan budidaya. Bantuan tersebut sekaligus diarahkan untuk menjaga produksi padi di wilayah pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi. (*)

Baca Juga

Pemkab Agam Antisipasi Pasokan Pangan Terganggu akibat MBG dan Cuaca Ekstrem Akhir 2026
Pemkab Agam Antisipasi Pasokan Pangan Terganggu akibat MBG dan Cuaca Ekstrem Akhir 2026
Pemkab Agam Luncurkan Layanan Darurat 112, Warga Bisa Lapor Kebakaran hingga Bencana
Pemkab Agam Luncurkan Layanan Darurat 112, Warga Bisa Lapor Kebakaran hingga Bencana
Dedikasi Puluhan Tahun, 227 ASN Agam Terima Satyalancana Karya Satya
Dedikasi Puluhan Tahun, 227 ASN Agam Terima Satyalancana Karya Satya
Veteran Agam Terima Tali Asih di HUT ke-81 RI, Bupati: Jangan Lupakan Jasa Pejuang
Veteran Agam Terima Tali Asih di HUT ke-81 RI, Bupati: Jangan Lupakan Jasa Pejuang
Rp2,1 Miliar Digelontorkan, Agam Bangun 21 Irigasi untuk Pulihkan Lahan Pertanian
Rp2,1 Miliar Digelontorkan, Agam Bangun 21 Irigasi untuk Pulihkan Lahan Pertanian
TMMD ke-129 Agam Ditutup, Jalan 1,9 Km hingga Jembatan Dibangun Bersama
TMMD ke-129 Agam Ditutup, Jalan 1,9 Km hingga Jembatan Dibangun Bersama