Pemkab Agam Kebut Pembangunan Jalan di Salareh Aia Palembayan, Ini Rinciannya

Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mempercepat pembangunan lima ruas jalan lingkungan dan permukiman di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Berdasarkan hasil monitoring pada Rabu (9/9/2026), pengerjaan sejumlah ruas jalan tersebut telah berjalan dengan progres antara 25 hingga 60 persen.

Monitoring dilakukan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kepala Dinas Perkim Agam Rinaldi bersama tim turun langsung meninjau beberapa lokasi pekerjaan.

Lima ruas yang tengah dikerjakan tersebut mencakup jalan lingkungan SD 05 (Huntara) dengan panjang 165 meter, jalan permukiman Kayu Pasak sepanjang 180 meter, Padang Gantiang–Maur Hilir sepanjang 565 meter, Sawah Laweh–Simpang 3 Sikabu sepanjang 760 meter, serta Simpang Kapalo Banda–Kampuang Batuang sepanjang 388,5 meter.

Dari hasil peninjauan, ruas jalan lingkungan SD 05 dan Kayu Pasak menjadi pekerjaan dengan progres paling tinggi. Kedua ruas tersebut dikerjakan dalam satu paket pekerjaan oleh PT Aditama Cipta Konstruksi dengan nilai kontrak Rp967.615.037.

Pekerjaan paket tersebut mulai dilaksanakan pada 29 Juli 2026 dan memiliki target penyelesaian pada 29 September 2026. Hingga monitoring dilakukan, progres pekerjaan telah mencapai 60 persen.

Saat berada di lokasi, Rinaldi mendapati pekerjaan pada paket tersebut telah memasuki tahapan pembangunan drainase. Ia meminta kontraktor memberikan perhatian terhadap ketepatan elevasi drainase agar sesuai dengan badan jalan sebagaimana telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.

“Elevasi kepala drainase harus sejajar dengan elevasi badan jalan sesuai dokumen perencanaan. Ini penting agar pekerjaan memenuhi standar teknis dan kualitas infrastruktur yang telah direncanakan,” tegasnya.

Sementara itu, pembangunan ruas Padang Gantiang–Maur Hilir masih berada pada progres 25 persen. Ruas jalan sepanjang 565 meter tersebut dikerjakan CV Wahana Cipta Mandiri dengan nilai kontrak Rp472.096.510.

Pekerjaan Padang Gantiang–Maur Hilir dimulai pada 18 Agustus 2026 dan ditargetkan selesai pada 31 Oktober 2026. Progres 25 persen tersebut menjadi bagian dari pemantauan Pemkab Agam untuk memastikan pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditentukan.

Dua ruas jalan lainnya, yakni Sawah Laweh–Simpang 3 Sikabu dan Simpang Kapalo Banda–Kampuang Batuang, juga menunjukkan progres 25 persen. Kedua pekerjaan tersebut dilaksanakan CV Duo Duo Saudara dengan nilai kontrak Rp1.411.093.346.

Untuk kedua ruas tersebut, metode yang digunakan adalah pengaspalan. Pekerjaan dimulai pada 12 Agustus 2026 dan ditargetkan rampung pada 10 Oktober 2026.

Dengan demikian, pembangunan lima ruas jalan di Nagari Salareh Aia saat ini berada dalam tahapan pengerjaan dengan tingkat progres yang berbeda. Jalan lingkungan SD 05 dan Kayu Pasak telah mencapai 60 persen, sedangkan tiga ruas lainnya masing-masing berada pada progres 25 persen.

Rinaldi menekankan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengesampingkan kualitas hasil pekerjaan. Menurutnya, setiap tahapan perlu diawasi, termasuk kualitas material yang digunakan, ketepatan elevasi, serta kesesuaian pengerjaan dengan dokumen perencanaan.

“Pembangunan jalan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang telah ditetapkan. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat Nagari Salareh Aia,” ujarnya.

Pemkab Agam melalui Dinas Perkim pun terus melakukan monitoring terhadap pekerjaan tersebut. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pembangunan lima ruas jalan di Salareh Aia dapat memenuhi standar teknis, berjalan sesuai perencanaan, serta selesai berdasarkan target waktu yang telah ditetapkan. (*)

Baca Juga

Kualitas Udara Agam Dipengaruhi Kemarau, Kondisi Diprediksi Membaik Oktober
Kualitas Udara Agam Dipengaruhi Kemarau, Kondisi Diprediksi Membaik Oktober
Jalan Sungai Taleh Tak Bisa Dilalui Mobil, Bupati Agam Pastikan Penanganan Dipercepat
Jalan Sungai Taleh Tak Bisa Dilalui Mobil, Bupati Agam Pastikan Penanganan Dipercepat
Baznas Agam Kucurkan Zakat Rp188,7 Juta, Petani Mustahik Ikut Diberdayakan
Baznas Agam Kucurkan Zakat Rp188,7 Juta, Petani Mustahik Ikut Diberdayakan
Air Laut Berpotensi Naik, Banjir Rob Mengancam Pesisir Sumbar 8-12 September
Air Laut Berpotensi Naik, Banjir Rob Mengancam Pesisir Sumbar 8-12 September
Jalan di Agam Diperlebar, Bekas Longsoran Dirapikan untuk Cegah Kerusakan Berulang
Jalan di Agam Diperlebar, Bekas Longsoran Dirapikan untuk Cegah Kerusakan Berulang
Jangan Tunggu Sakit, Warga Agam Didorong Rutin Cek Kesehatan Lewat Program CKG
Jangan Tunggu Sakit, Warga Agam Didorong Rutin Cek Kesehatan Lewat Program CKG