Sumbardaily.com, Padang Panjang – Akses transportasi di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur kembali normal setelah pembangunan ulang Jembatan Tanjung yang terban akibat banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi rampung dikerjakan.
Jembatan yang menjadi jalur alternatif menuju RSUD Padang Panjang ini kini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat secara normal.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol Padang Panjang, I Putu Venda, mengonfirmasi bahwa pembangunan ulang jembatan tersebut telah selesai sejak sebulan yang lalu.
"Kondisi jembatan sudah pulih sepenuhnya. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas dengan lancar. Yang lebih menggembirakan, mobil dari dua arah berlawanan sudah bisa berselisih jalan seperti kondisi normal," jelas Venda, Selasa (7/1/2025).
Jembatan Tanjung merupakan infrastruktur vital yang menghubungkan kawasan Guguk Malintang dengan RSUD Padang Panjang. Kerusakan yang terjadi pada 8 April 2024 lalu akibat banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi sempat mengganggu aktivitas warga setempat.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, dalam jumpa pers akhir tahun lalu menyampaikan apresiasi atas pemulihan akses vital ini.
"Alhamdulillah masyarakat sudah bisa mengakses penuh jembatan ini sebagai jalur alternatif menuju ke RSUD maupun sebaliknya," ungkapnya.
Sebelum pembangunan ulang rampung, warga setempat bersama Pemko, TNI, dan Polri telah berinisiatif membangun jembatan darurat dari kayu yang bisa dilalui pejalan kaki dan pengguna sepeda motor secara bergantian.
Kini, dengan selesainya pembangunan ulang, aktivitas transportasi di kawasan tersebut telah kembali berjalan normal seperti sebelum terjadinya bencana. (red)















