Sumbardaily.com - Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai mengarahkan program unggulannya ke level internasional dengan menjajaki peluang beasiswa luar negeri bagi generasi muda.
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan program unggulan (Progul) Padang Juara, yang tidak hanya berfokus pada akses pendidikan, tetapi juga pembangunan karakter.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, ke Kuala Lumpur dan Pulau Pinang, Malaysia beberapa waktu lalu.
Agenda utama kunjungan ini adalah membuka peluang kerja sama pendidikan, khususnya dengan Universiti Kuala Lumpur (UniKL).
Dalam pertemuan tersebut, Pemko Padang membahas pengembangan program beasiswa Kartu Padang Juara yang diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Diskusi juga menyentuh skema pembiayaan, termasuk opsi cost-sharing 50:50 antara pemerintah dan pihak kampus.
Maigus Nasir menegaskan, inisiatif ini bukan sekadar kerja sama formal, melainkan upaya konkret menghadirkan akses pendidikan kelas dunia bagi masyarakat Kota Padang.
"Kami sedang mematangkan peluang kerja sama, baik melalui skema cost-sharing 50-50 maupun bentuk beasiswa lainnya. Target kita jelas, anak-anak Padang yang ekonominya lemah harus bisa terangkat melalui prestasi pendidikan," ucapnya.
Selain memperluas akses pendidikan, Pemko Padang juga menekankan pentingnya pembentukan karakter sebagai fondasi utama generasi muda.
Dalam diskusi tersebut, Maigus mencontohkan sosok Haji Agus Salim sebagai teladan tokoh Minangkabau yang mampu tampil di kancah global dengan karakter kuat.
"Semangat inilah yang ingin dihidupkan kembali melalui program Padang Juara dan Smart Surau. Pendidikan karakter tidak hanya untuk Muslim, kami berkomitmen mendukung penguatan kerohanian bagi anak-anak non-Muslim di tempat ibadahnya masing-masing, baik di Gereja maupun Kelenteng," ucapnya.
Pihak UniKL menyambut positif langkah strategis tersebut. Dalam pertemuan itu, jajaran pimpinan kampus, termasuk Deputy President Internationalisation, Industry and Partnership, Azmi Bin Hassan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti kerja sama secara teknis.
"Kami sangat terbuka untuk menyambut pelajar dari Kota Padang. UniKL memiliki komitmen kuat dalam mencetak tenaga ahli yang memiliki skill industri sekaligus karakter yang mumpuni. Kedekatan kultur antara Padang dan Malaysia akan mempercepat proses adaptasi mahasiswa nantinya," katanya.
Langkah Pemko Padang ini menjadi sinyal kuat bahwa program pendidikan daerah kini mulai diarahkan untuk bersaing secara global.
"Dengan menggandeng institusi luar negeri, peluang anak-anak Padang untuk mengenyam pendidikan berkualitas internasional semakin terbuka, sekaligus menjadi strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia," tutur Maigus. (*)
















