Latih Kesiapsiagaan, Siswa SD-Qu Ar Risalah Padang Ikuti Simulasi Mitigasi Bencana

Latih Kesiapsiagaan, Siswa SD-Qu Ar Risalah Padang Ikuti Simulasi Mitigasi Bencana

Siswa SD-Qu Perguruan Islam Ar Risalah, Padang, mengikuti simulasi bencana gempa, Jumat (6/9/2024). (Foto: Dok. Humas Ar Risalah)

Padang, Sumbardaily.com - Peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam sejak dini menjadi fokus utama SD Quran (SD-Qu) Perguruan Islam Ar Risalah (PIAR) Padang.

Hal ini terbukti dengan digelarnya simulasi mitigasi bencana gempa bumi yang melibatkan ratusan siswa pada Jumat (6/9/2024).

Kegiatan yang bertujuan melatih kesiapsiagaan siswa ini dilaksanakan dengan skenario gempa bumi yang terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung.

Aleg Ferry Chandra selaku Ketua Tim Siaga Mitigasi Bencana SD-Qu PIAR, menjelaskan bahwa simulasi ini mencakup tiga tahapan penting dalam menghadapi bencana.

"Kami merancang simulasi ini untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada siswa tentang tindakan yang harus diambil sebelum, saat, dan setelah terjadinya gempa," ujar Aleg.

Skenario simulasi dimulai dengan bunyi bel yang mengindikasikan terjadinya gempa. Selama dua menit, bel terus berbunyi sebagai penanda bahwa gempa masih berlangsung.

Dalam situasi ini, para guru yang sedang mengajar segera menginstruksikan siswa untuk berlindung di bawah meja.

Setelah bel berhenti, menandakan gempa telah usai, guru kemudian mengarahkan siswa untuk keluar ruangan dengan membawa tas sebagai pelindung kepala.

Seluruh siswa dievakuasi menuju lapangan yang telah ditentukan sebagai titik kumpul.

"Alhamdulillah, respon siswa sangat positif. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung," ungkap Aleg.

"Harapan kami, melalui simulasi ini, siswa dapat bertindak tenang dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil saat bencana sungguh-sungguh terjadi," imbuhnya.

Ia menerangkan bahwa kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara rutin. "Kami menargetkan pelaksanaan simulasi ini tiga kali dalam setahun. Dengan begitu, diharapkan kesiapsiagaan siswa akan semakin meningkat," jelasnya.

Pelaksanaan simulasi mitigasi bencana di SD-Qu PIAR tidak lepas dari dukungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Padang. Instansi tersebut terlibat langsung dalam pemantauan jalannya kegiatan, memastikan simulasi berjalan sesuai dengan prosedur yang benar. (fru)

Baca Juga

Kampung Siaga Bencana Resmi Dibentuk di Pasaman Barat, Kemensos Salurkan Bantuan Rp157 Juta
Kampung Siaga Bencana Resmi Dibentuk di Pasaman Barat, Kemensos Salurkan Bantuan Rp157 Juta
Tambahan TKD Rp116,96 Miliar untuk Payakumbuh Disiapkan Perkuat Infrastruktur dan Ketahanan Daerah
Tambahan TKD Rp116,96 Miliar untuk Payakumbuh Disiapkan Perkuat Infrastruktur dan Ketahanan Daerah
Relawan dan panitia mempersiapkan lokasi Jambore Kelompok Siaga Bencana Tahun 2026 di Bumi Perkemahan ABG Lubuk Minturun, Kota Padang.
700 Relawan KSB akan Berlatih Intensif, Pemko Padang Bangun Jaringan Tanggap Bencana yang Lebih Kuat
Pemetaan Partisipatif Pascagalodo Ungkap Kondisi Hulu Sungai Batang Kuranji di Padang
Pemetaan Partisipatif Pascagalodo Ungkap Kondisi Hulu Sungai Batang Kuranji di Padang
BPBD Padang Gelar Jambore KSB 2026, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Bencana
BPBD Padang Gelar Jambore KSB 2026, Fokus Tingkatkan Kesiapsiagaan Relawan Bencana
BMKG Ungkap Peran AI dan Sistem IBF dalam Prediksi Hujan Ekstrem di Indonesia
BMKG Ungkap Peran AI dan Sistem IBF dalam Prediksi Hujan Ekstrem di Indonesia