Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran lahan terjadi di kawasan lahan makam kaum di Kampung Jua, Kelurahan Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Minggu (25/1/2026) sore.
Api dilaporkan melahap area semak belukar yang berada di sekitar kuburan dan menghanguskan lahan makam kaum dengan luas terbakar sekitar 100 meter persegi.
Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Masrizal (57). Saksi melihat kobaran api muncul dari dalam semak belukar yang berada di dekat area makam. Menyadari potensi bahaya, saksi kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.
Laporan kebakaran diterima oleh Damkar Kota Padang pada pukul 17.52 WIB. Satu unit armada pemadam kebakaran langsung diberangkatkan satu menit kemudian, tepatnya pukul 17.53 WIB. Dengan jarak tempuh sekitar empat kilometer, petugas tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.58 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padang, Budi Payan, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut dikategorikan sebagai kebakaran lahan.
"Objek yang terbakar merupakan lahan makam kaum, sementara penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan," katanya.
Lokasi kebakaran, kata Budi, berada di jalur dengan akses jalan utama yang cukup padat oleh kendaraan, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran dalam melakukan penanganan.
Meski demikian, upaya pemadaman berjalan efektif sehingga api tidak meluas ke area yang lebih besar.
“Api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke area yang lebih luas. Potensi area yang bisa terdampak mencapai sekitar 1.500 meter persegi,” kata Budi Payan.
Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Tidak ada warga yang mengungsi dan tidak ada kepala keluarga yang terdampak langsung. Selain itu, tidak terdapat kerugian materiil yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut.
Damkar Kota Padang mencatat bahwa nilai aset yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.
"Infrastruktur yang mengalami kerusakan berat tercatat pada lahan makam kaum, sementara tidak ada laporan kerusakan ringan pada fasilitas lainnya," ujarnya.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Kota Padang mengerahkan satu unit armada dengan total sekitar 15 personel di lapangan. Seluruh personel merupakan petugas Damkar Kota Padang yang berada di bawah koordinasi Pleton C.
"Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali. Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di area yang dipenuhi semak belukar dan berada dekat dengan permukiman maupun fasilitas umum," imbuhnya. (adl)
















