Sumbardaily.com, Padang – Pertarungan hidup mati akan tersaji di Stadion Demang Lehman Martapura saat PS Barito Putera menjamu Semen Padang FC pada lanjutan pekan ke-22 BRI Liga 1 2024/2025, Sabtu (8/2/2025) sore.
Kedua tim yang sama-sama terjebak di zona degradasi bertekad mengamankan poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi tuan rumah Barito Putera, laga ini menjadi momen spesial sekaligus krusial. Setelah setahun absen, tim berjuluk Laskar Antasari itu akhirnya kembali menggelar pertandingan kandang di hadapan pendukung setianya.
Caretaker Pelatih Barito Putera, Frans Sinatra Huwae, menyatakan timnya siap memberikan penampilan terbaik. Modal tujuh poin dari tiga pertandingan terakhir menjadi bekal berharga menghadapi tim asuhan Eduardo Almeida tersebut.
"Kami sangat menantikan momen kembali ke kandang kebanggaan. Dukungan suporter akan menjadi kekuatan tambahan untuk meraih tiga poin," ujar Frans, sapaan akrabnya dilansir dari laman resmi LIB.
Pelatih asal Maluku itu mengungkapkan rahasia di balik tren positif timnya. "Kekompakan tim pelatih dan pemain dalam memotivasi satu sama lain, ditambah evaluasi rutin yang kami lakukan, menjadi kunci keberhasilan mengemas tujuh poin," jelasnya.
Meski demikian, Frans tetap mewanti-wanti anak asuhnya untuk tidak lengah. Semen Padang FC datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengoleksi empat poin dari dua pertandingan terakhir.
Pertarungan ini kian menarik mengingat posisi kedua tim di papan klasemen. Barito Putera menempati peringkat 15 dengan 19 poin, hanya unggul dua poin dari Semen Padang yang berada di posisi 16 dengan 17 poin.
"Bermain di kandang sendiri memberi kami tanggung jawab ekstra untuk menang dan memberikan yang terbaik bagi pendukung. Kami akan membangkitkan motivasi pemain," tegas Frans.
Senada dengan sang pelatih, gelandang Barito Putera, Novan Setya Sasongko, menyatakan kesiapan tim menghadapi laga krusial ini.
"Persiapan sudah maksimal. Kami berharap bisa bermain dengan tenang dan meraih tiga poin. Dukungan suporter sangat kami nantikan," tuturnya. (red)















