Kebakaran Ruko Penyimpanan BBM Serempet Bangunan Lainnya di Pauh Padang, Satu Orang Alami Luka Bakar

Kebakaran ruko, toko, dan rumah petak di Jalan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin, 12 Oktober 2026.

Kebakaran melanda kawasan pertokoan di Jalan Jawa Gadut, Kecamatan Pauh, Kota Padang pada Senin (12/0/2026) pagi. Sebanyak 10 mobil pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran yang mengakibatkan 22 orang mengungsi dan kerugian ditaksir mencapai Rp3 miliar. (Dok. Padang Fire Fighter)

Sumbardaily.com - Kebakaran melanda deretan rumah toko (ruko), toko dan rumah petak di Jalan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Senin (12/10/2026) pagi. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.35 WIB.

Peristiwa yang dilaporkan setelah terdengar suara ledakan itu mengakibatkan sejumlah bangunan dan kendaraan terbakar, 22 orang mengungsi, serta satu warga mengalami luka bakar.

Di tengah penanganan kebakaran tersebut, salah satu pemilik bangunan diketahui bernama Ikang Fauzi. Nama itu sama dengan nama artis senior Indonesia, tetapi keduanya merupakan orang yang berbeda.

Ikang Fauzi dalam peristiwa ini tercatat sebagai pemilik konter telepon seluler yang juga melayani transaksi BRI-Link di lokasi kebakaran.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi mengatakan, objek yang terbakar mencakup sejumlah tempat usaha dan rumah warga.

"Kebakaran terjadi di kawasan pertokoan dengan kondisi jalan yang sempit sehingga menjadi tantangan dalam penanganan di lapangan," katanya.

Kebakaran diketahui setelah seorang saksi bernama Anis (40) yang sedang berada di teras toko konter telepon seluler mendengar suara ledakan dari bangunan di sebelah tempatnya berada.

Bangunan tersebut diketahui merupakan ruko yang digunakan sebagai gudang bahan bakar minyak (BBM).

Setelah mendengar suara tersebut, saksi melaporkan kejadian kepada Dinas Damkar Kota Padang agar petugas segera melakukan penanganan.

Meski terdapat laporan mengenai suara ledakan sebelum kebakaran, penyebab pasti peristiwa tersebut belum diketahui. Dugaan penyebab kebakaran masih harus menunggu hasil penyelidikan petugas berwenang.

Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto, mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki oleh Tim Identifikasi Polresta Padang.

"Kami belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab kebakaran di lokasi tersebut," katanya saat dihubungi Sumbardaily.com via seluler.

Dampak kebakaran tercatat cukup luas. Objek yang terdampak meliputi tiga ruko, dua toko, dua rumah petak berbahan kayu, dua unit becak motor (betor), tujuh motor serta dua warung kontainer minuman.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 35x10 meter persegi. Selain bangunan dan kendaraan yang terbakar, laporan kerusakan juga mencatat satu ruko mengalami kerusakan ringan.

Sementara itu, kerusakan berat meliputi tiga ruko, dua toko, dua rumah petak, dua gerobak kontainer minuman dan satu pompa bensin mini atau pom mini.

Dinas Damkar Kota Padang memperkirakan kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp3 miliar. Di sisi lain, aset senilai kurang lebih Rp500 juta berhasil diselamatkan petugas.

Kebakaran tersebut berdampak terhadap lima kepala keluarga dengan total 22 penghuni. Seluruhnya dilaporkan mengungsi setelah kejadian.

Satu orang bernama Isul (45). Sementara itu, tidak terdapat korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Pemilik lainnya adalah Ikang Fauzi (40) yang mengelola konter telepon seluler dan layanan BRI-Link.

Selain itu, terdapat Ajo (50), pemilik tempat pangkas rambut yang dalam laporan disebut sebagai tukang pangkas rambut. Pemilik dua rumah petak kayu lainnya adalah Yusniati (53) yang bekerja sebagai pedagang.

Untuk mengatasi kebakaran, sebanyak 10 mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut terdiri atas delapan Damkar Kota Padang, satu Damkar Semen Padang, dan satu Damkar Universitas Andalas (Unand). Total personel yang terlibat dalam penanganan mencapai 85 orang.

Selain petugas pemadam kebakaran, unsur lain yang berada di lokasi meliputi TNI, Polri, PLN, Palang Merah Indonesia (PMI), pihak Kelurahan Limau Manis, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB). (*)

Baca Juga

Bukan Seluruh Sumbar, Ini Daerah yang Diprediksi Tetap Dapat Hujan Normal pada Oktober 2026
Bukan Seluruh Sumbar, Ini Daerah yang Diprediksi Tetap Dapat Hujan Normal pada Oktober 2026
Kesehatan Jadi Penentu Keberangkatan Haji 2027, Menhaj Minta Jemaah Siapkan Fisik Sejak Dini
Kesehatan Jadi Penentu Keberangkatan Haji 2027, Menhaj Minta Jemaah Siapkan Fisik Sejak Dini
UMKM Sumbar Dapat Dukungan Rp115 Miliar, 10 Persen Ditargetkan Naik Kelas
UMKM Sumbar Dapat Dukungan Rp115 Miliar, 10 Persen Ditargetkan Naik Kelas
Sumatera Selatan Catat 130 Titik Panas, Karhutla Masih Jadi Ancaman di Sumatera
Sumatera Selatan Catat 130 Titik Panas, Karhutla Masih Jadi Ancaman di Sumatera
Judi Online Diduga Beroperasi di Rumah Dinas TNI, DPR Minta Pengusutan Tak Berhenti pada Pelaku
Judi Online Diduga Beroperasi di Rumah Dinas TNI, DPR Minta Pengusutan Tak Berhenti pada Pelaku
Diversi di Rutan Maninjau, Tahanan Anak Kembali ke Keluarga Lewat Keadilan Restoratif
Diversi di Rutan Maninjau, Tahanan Anak Kembali ke Keluarga Lewat Keadilan Restoratif