Kasus Bunuh Diri Pelajar Kembali Terjadi di Sawahlunto, Tepat Pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Kasus Bunuh Diri Pelajar Kembali Terjadi di Sawahlunto, Tepat Pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Ilustrasi gantung diri. (Foto: Dok. Pixabay)

Sumbardaily.com, Sawahlunto - Duka kembali menyelimuti dunia pendidikan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar). Saat bangsa ini memperingati Hari Sumpah Pemuda, semangat yang seharusnya menjadi pengingat tekad generasi muda justru diwarnai kabar pilu.

Seorang pelajar SMP ditemukan meninggal dunia di ruang kelasnya, Selasa (28/10/2025), diduga karena bunuh diri.

Peristiwa ini terjadi hanya berselang beberapa waktu lalu setelah kejadian serupa yang juga mengguncang Kota Sawahlunto.

Dua tragedi dalam waktu berdekatan ini membuat banyak pihak tersentak dan menimbulkan pertanyaan besar tentang kondisi psikologis para pelajar di daerah tersebut.

Kapolsek Barangin, Ipda Gorrahman, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan, informasi pertama diterima dari pihak sekolah sekitar pukul 12.01 WIB, bertepatan dengan waktu azan Zuhur.

Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan.

“Benar, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa di dalam kelasnya. Dari pemeriksaan awal, terdapat lilitan dasi sekolah di leher korban,” ujar Gorrahman saat dikonfirmasi.

Dari hasil keterangan sementara, korban berinisial BE (15) diketahui sempat meninggalkan ruang laboratorium ketika pelajaran berlangsung.

Saat teman-temannya kembali ke kelas sekitar pukul 11.45 WIB, mereka menemukan korban tergeletak tanpa tanda-tanda kehidupan.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sawahlunto untuk dilakukan visum dan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Sawahlunto, Dr Asril menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus keprihatinan yang luar biasa atas tragedi tersebut.

“Ini sudah kejadian kedua dalam kurun waktu singkat. Kami sangat sedih dan prihatin. Dunia pendidikan harus segera mencari tahu akar permasalahan agar hal seperti ini tidak kembali terjadi,” imbuhnya. (adl)

Baca Juga

Gempa bumi M6,5 mengguncang laut timur laut Kepulauan Seribu dan dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kepulauan Seribu Jakarta Diguncang Gempa, Getarannya Dirasakan di Padang dan Sejumlah Daerah
JIPFest 2026 Hadirkan 50 Lebih Proyek Fotografi dari 19 Negara, Angkat Tema Resilience
JIPFest 2026 Hadirkan 50 Lebih Proyek Fotografi dari 19 Negara, Angkat Tema Resilience
Karhutla Nasional: Sumsel Catat 35 Hotspot, Riau 15 Titik, Kalimantan Barat Tertinggi
Karhutla Nasional: Sumsel Catat 35 Hotspot, Riau 15 Titik, Kalimantan Barat Tertinggi
Jalan provinsi di Jorong Sungai Taleh Agam amblas akibat tanah longsor setelah hujan deras.
Hujan Deras Picu Jalan Amblas di Agam, Akses Jalan Provinsi Putus Total
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Potensi Hujan Lebat di Sumbar 11-13 September, Warga Diminta Waspada
Fadly Amran dan Andre Rosiade menghadiri Penanaman Perdana Festival Tanam Hulu di kawasan Guo, Kuranji, Padang.
Fadly Amran dan Andre Rosiade Siapkan 60 Ribu Pohon untuk Pulihkan Hulu DAS Batang Kuranji Padang