Jangan Lewat! Jalur Malalak–Bukittinggi Belum Aman untuk Mudik Lebaran 2026

Jangan Lewat! Jalur Malalak–Bukittinggi Belum Aman untuk Mudik Lebaran 2026

Perbaikan Jalan Malalak (Foto: BPJN Sumbar)

Sumbardaily.com – Jalur alternatif Malalak–Bukittinggi dipastikan belum direkomendasikan untuk dilalui masyarakat umum selama periode mudik Lebaran 2026. Para pemudik diminta untuk tidak menggunakan rute tersebut demi alasan keselamatan.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa hingga saat ini jalur Malalak hanya diperuntukkan bagi mobilitas warga lokal dan belum dibuka untuk penggunaan umum.

“Untuk jalur Malalak belum kita rekomendasikan untuk umum. Baru bisa digunakan untuk masyarakat lokal saja,” ujar Reza, dikutip Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, keputusan tersebut tidak hanya berasal dari kepolisian, tetapi juga sejalan dengan pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar yang belum memberikan rekomendasi penggunaan jalur tersebut secara luas.

“Baik dari kami maupun Balai Jalan Nasional juga belum merekomendasikan untuk dilewati masyarakat umum,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, aparat kepolisian bersama pihak terkait telah melakukan berbagai upaya agar pemudik tidak melintasi jalur tersebut.

Sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat, disertai pemasangan rambu-rambu peringatan di sejumlah titik strategis.

“Kita sudah menghimbau, kemudian dari pengelola jalan juga sudah memasang rambu-rambu supaya tidak melintasi jalur tersebut,” jelasnya.

Kondisi jalur Malalak–Bukittinggi yang belum sepenuhnya aman menjadi alasan utama pembatasan tersebut. Sebelumnya, jalur ini sempat mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi pada November 2025.

Meskipun saat ini akses jalan tersebut telah kembali tersambung, namun kondisinya dinilai belum layak untuk dilalui kendaraan umum, terutama dalam volume tinggi seperti saat arus mudik Lebaran.

Masyarakat diimbau agar memilih jalur utama yang telah dipastikan keamanannya, serta mematuhi seluruh rambu dan arahan petugas di lapangan.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran, keselamatan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap imbauan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan perjalanan mudik berjalan lancar. (*)

Baca Juga

Kepala DLH Kota Padang Fadelan Fitra Masta menyampaikan program perekrutan 60 Penggerak Pilah di Kantor DLH Padang.
DLH Padang Rekrut Mahasiswa Awasi Kebiasaan Buang Sampah, Masyarakat yang Abaikan Bisa Kehilangan Subsidi
Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Seleksi Petugas Haji 2027 Dibuka, Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Mulai Turun, Mendagri Minta Program Tak Ditunda
Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Mulai Turun, Mendagri Minta Program Tak Ditunda
Tanah longsor di kawasan Kapalo Lubuak Jambu Sijunjung berdampak terhadap sekitar 10 ponton di tepi Sungai Batang Kuantan.
Empat Penjaga Luka usai Longsor Terjang 10 Ponton di Sijunjung, Polisi: Tak Ada Aktivitas PETI
Bukan Sekadar Kain, Sentra Tenun Lintau Buo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Bukan Sekadar Kain, Sentra Tenun Lintau Buo Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang
Masak Sambalado Tanak Pakai Kayu Bakar, Tradisi Minangkabau Hidup di Padang Panjang