Sumbardaily.com – Semen Padang FC menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4/2026) dengan kickoff pukul 19.00 WIB.
Meski terdapat perbedaan mencolok di papan klasemen, tim berjuluk Kabau Sirah tetap menunjukkan optimisme tinggi. Saat ini, Semen Padang FC masih terjebak di zona degradasi dengan menempati peringkat ke-17 dan mengoleksi 20 poin.
Di sisi lain, Borneo FC tampil impresif dengan berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 63 poin, hanya terpaut tiga angka dari Persib Bandung yang memimpin dengan 66 poin. Kondisi ini membuat tuan rumah berada dalam jalur perburuan gelar juara.
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengungkapkan bahwa persiapan timnya berjalan maksimal menjelang laga penting tersebut.
“Persiapan kami berjalan sangat baik. Meski ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil besok, namun kita sudah siapkan penggantinya. Semoga pemain bisa menjalankan apa yang sudah kita instruksikan dan meminimalisir kesalahan,” ujarnya dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (24/4/2026).
Ia menegaskan bahwa absennya sejumlah pemain, termasuk gelandang asing andalan Alhassan Wakaso, tidak akan mengurangi semangat tim untuk tampil maksimal.
Menurut Imran, timnya tetap percaya diri menghadapi lawan yang sedang dalam tren positif. Ia juga menegaskan pentingnya disiplin dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan.
“Laga besok, saya percaya kita bisa melakukannya. Kita tahu Borneo FC punya kesempatan untuk menjadi juara. Kita respek dengan Borneo FC. Semoga pemain bisa menjalankan game plan yang sudah kita siapkan,” katanya.
Menanggapi kekuatan lawan, Imran menilai Borneo FC tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja. Oleh karena itu, timnya tidak akan memberikan penjagaan khusus kepada pemain tertentu seperti Mariano Peralta.
“Borneo FC tak hanya punya satu-dua pemain bagus. Mereka bermaterikan banyak pemain berkualitas lainnya. Jadi kita tidak fokus untuk menjaga pemain tertentu saja di laga besok. Semua pemain Borneo FC harus kita waspadai,” tambahnya.
Dengan hanya menyisakan enam pertandingan di musim ini, Semen Padang FC berada dalam tekanan untuk meraih poin di setiap laga. Kehilangan angka akan semakin memperberat langkah tim untuk keluar dari zona degradasi.
Situasi tersebut membuat laga kontra Borneo FC menjadi krusial bagi Kabau Sirah. Hasil positif sangat dibutuhkan agar peluang bertahan di kompetisi tetap terbuka hingga akhir musim. (*)
















