Sumbardaily.com – Sebanyak 1.791 hewan kurban disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha 2026 di Kota Payakumbuh.
Jumlah tersebut menjadi cerminan kuatnya semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial masyarakat di tengah perayaan Idul Adha yang juga diwarnai ribuan jamaah memadati halaman Balai Kota Payakumbuh untuk melaksanakan Salat Id, Rabu (27/6/2026).
Ribuan hewan kurban yang disiapkan masyarakat tahun ini terdiri dari 24 ekor kerbau, 1.536 ekor sapi, dan 231 ekor kambing yang tersebar di berbagai masjid dan mushala di Kota Payakumbuh.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengatakan Idul Adha bukan hanya menjadi momentum ibadah keagamaan, tetapi juga pengingat pentingnya nilai pengorbanan dan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Di Hari Raya Idul Adha, selain ibadah haji, juga identik dengan berkurban. Maka momen ini harus menjadi penguat semangat pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama,” kata Zulmaeta.
Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga menjadi bentuk nyata solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia menilai nilai kebersamaan dan semangat berbagi harus terus dijaga karena setiap perjuangan membutuhkan pengorbanan dan keikhlasan.
“Ketika kita menyembelih hewan kurban, di saat itu juga kita menghilangkan sifat kebinatangan yang ada pada diri kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Zulmaeta juga mengajak masyarakat mendoakan jamaah haji asal Kota Payakumbuh yang saat ini tengah menjalani rangkaian puncak ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
Sebanyak 176 jamaah haji asal Payakumbuh diketahui sedang berada di Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun 2026.
“Kita doakan seluruh jamaah haji Kota Payakumbuh memperoleh haji yang mabrur, diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke kampung halaman,” katanya.
Zulmaeta menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh terus berupaya mengatasi berbagai persoalan sosial di daerah, mulai dari kemiskinan, pendidikan, hingga pembangunan sosial budaya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat agar Payakumbuh dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.
“Kami mengapresiasi seluruh warga yang terus berpartisipasi dalam pembangunan daerah dan mendukung program pemerintah demi mewujudkan Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.
Pada Idul Adha tahun ini, Kota Payakumbuh juga menerima bantuan satu ekor sapi kurban presiden dari Presiden Prabowo Subianto.
Sapi kurban berbobot sekitar 1,1 ton tersebut rencananya akan disembelih di Masjid Al Mutawahidah Talawi, Kelurahan Ompang Tanah Sirah, sebelum dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Sapi tersebut akan kita sembelih di Masjid Al Mutawahidah Talawi, Kelurahan Ompang Tanah Sirah, lalu dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zulmaeta.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, menyebut jumlah 1.791 hewan kurban tahun ini menjadi indikator tingginya kepedulian sosial masyarakat Payakumbuh.
Menurut Hendri, angka tersebut bukan sekadar data statistik, tetapi menunjukkan kuatnya semangat kedermawanan masyarakat untuk membantu sesama melalui ibadah kurban.
“Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi menjadi cerminan tingginya semangat berbagi dan kedermawanan masyarakat untuk membantu sesama,” katanya.
Ia juga mengimbau panitia kurban di seluruh masjid dan mushala agar menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan distribusi daging kurban dilakukan secara merata dan tepat sasaran.
“Kami berharap kebahagiaan Idul Adha dapat dirasakan seluruh masyarakat di setiap sudut Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (*)
















