Sumbardaily.com, Padang – Laga Semen Padang FC vs Malut United pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung menarik. Bertanding di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (20/2/2026) malam, Malut United datang dengan modal kemenangan besar sekaligus kepercayaan diri tinggi.
Laskar Kie Raha sebelumnya mencatat hasil meyakinkan setelah membungkam Persijap Jepara dengan skor 4-0. Tren positif tersebut menjadi bekal penting jelang lawatan ke markas Semen Padang FC, yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Selain menjadi laga lanjutan kompetisi, pertandingan ini juga menjadi yang pertama bagi Malut United di bulan Ramadan musim ini. Faktor waktu bermain pada malam hari menjadi perhatian tersendiri bagi tim pelatih.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan bahwa fokus dan kesiapan mental menjadi kunci utama. Ia menilai tidak ada perbedaan signifikan saat menghadapi tim papan atas maupun papan bawah.
“Tak ada perbedaan melawan tim di klasemen bawah atau atas. Saya selalu mengingatkan pemain untuk selalu siap dan fokus agar dapat memenangkan pertandingan,” ujarnya dalam konferensi pers jelang laga.
Menurut Hendri, posisi Semen Padang FC di klasemen justru bisa menjadi ancaman tersendiri. Saat ini, tuan rumah berada di peringkat ke-16 dengan koleksi 15 poin. Sementara Malut United bertengger di posisi keempat dengan 40 poin.
Situasi tersebut membuat Semen Padang FC diprediksi tampil habis-habisan demi memperbaiki posisi. Hal ini menjadi perhatian serius bagi Malut United agar tidak lengah.
Di sisi lain, Hendri memastikan kondisi timnya tetap prima meski memasuki awal Ramadan. Adaptasi bermain pada malam hari diakuinya membutuhkan penyesuaian, namun tidak dianggap sebagai hambatan berarti.
“Mungkin ada sedikit adaptasi karena bermain malam hari. Namun, hal ini bukan menjadi kendala karena pemain kami profesional yang bisa mengatasi situasi tersebut,” kata Hendri Susilo.
Meski performa tandang Malut United musim ini belum sekuat saat bermain di kandang, jajaran pelatih tetap percaya diri dengan mentalitas tim. Mereka menilai pengalaman para pemain cukup untuk menghadapi tekanan di Stadion Haji Agus Salim.
Sementara itu, Semen Padang FC dalam enam pertandingan sepanjang 2026 mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Kabau Sirah juga dikenal cukup tajam pada 15 menit akhir pertandingan, fase yang diwaspadai Malut United.
“Kami mewaspadai semua pemain Semen Padang. Saya selalu mengingatkan kepada pemain saat ini semua tim ingin menang. Untuk itu, jika kami tidak siap dan tidak fokus bisa terpeleset lagi,” pungkasnya.
Duel Semen Padang FC vs Malut United pun diprediksi berjalan sengit. Selain menjadi ujian konsistensi bagi tim tamu, laga ini juga menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk menjaga asa keluar dari tekanan papan bawah di BRI Super League 2025/2026. (red)















