Sumbardaily.com – Kabar menggembirakan datang dari perkembangan harga bahan pokok di Padang Panjang. Salah satu komoditas yang menjadi perhatian utama, yakni cabai merah, tercatat mengalami penurunan harga cukup signifikan pada pekan ini.
Analis Perekonomian Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, menyampaikan bahwa penurunan paling mencolok terjadi pada cabai merah.
“Harga cabai merah turun sebesar Rp10.800 per kilogram, dari Rp51.650 menjadi Rp40.850 per kilogram,” ujar Chandra Erfiko, Minggu (29/3/2026).
Selain cabai merah, sejumlah bahan pokok lainnya juga mengalami penurunan harga. Telur ayam ras tercatat turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg.
Sementara itu, cabai rawit juga mengalami penurunan sebesar Rp2.484, dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
Komoditas lain seperti bawang putih turut mengalami koreksi harga sebesar Rp150, dari Rp34.150 menjadi Rp34 ribu/kg.
Penurunan harga juga terjadi pada kelompok sayuran, di antaranya terong yang turun Rp700 dari Rp10 ribu menjadi Rp9.300/kg, serta seledri yang mengalami penurunan cukup signifikan sebesar Rp3.700 dari Rp22 ribu menjadi Rp18.300/kg.
Meski sejumlah komoditas menunjukkan tren penurunan, Chandra mengungkapkan bahwa secara umum kondisi harga pada pekan ini masih didominasi kenaikan.
“Secara umum pada pekan ini lebih banyak komoditas yang mengalami kenaikan harga dibandingkan yang turun. Hal ini dipengaruhi tingginya permintaan usai libur Hari Raya Idul Fitri 2026,” jelasnya.
Sementara itu, beberapa komoditas utama lainnya terpantau relatif stabil tanpa perubahan harga yang berarti. Di antaranya adalah beras, gula pasir, daging sapi, bawang bombai, serta minyak goreng kemasan premium.
Perkembangan harga bahan pokok ini menjadi perhatian masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas kebutuhan sehari-hari di tengah dinamika pasca Lebaran. (*)
















