Gempa Bumi M 4,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar, Ini Penjelasan BMKG

Gempa Bumi M 4,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi Gempa Bumi (Foto: Freepik)

Sumbardaily.com, Padang – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada Kamis (22/1/2026) pagi. Guncangan gempa tersebut terjadi pada jam aktivitas masyarakat dan sempat dirasakan di sejumlah kawasan sekitar pusat gempa.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.40.04 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada di koordinat 1,19 Lintang Selatan dan 100,28 Bujur Timur, atau sekitar 37 kilometer barat laut Pesisir Selatan, Sumbar.

BMKG mencatat gempa bumi tersebut memiliki kedalaman 56 kilometer. Karakteristik kedalaman ini menunjukkan bahwa gempa tergolong gempa menengah yang bersumber dari aktivitas tektonik di bawah permukaan bumi.

Hingga Kamis siang, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun adanya korban jiwa akibat gempa tersebut. BMKG juga menegaskan bahwa gempa bumi yang mengguncang wilayah Pesisir Selatan ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.

Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tenang menyikapi peristiwa gempa bumi. Warga diminta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan k️ kebenarannya, terutama yang beredar melalui media sosial dan pesan berantai.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi gempa bumi hanya dari sumber resmi, seperti kanal informasi BMKG dan instansi terkait lainnya. Langkah ini penting untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu dan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Selain itu, warga di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Kendati hingga saat ini belum terdeteksi adanya aktivitas lanjutan yang signifikan, kesiapsiagaan tetap diperlukan mengingat wilayah Sumbar termasuk daerah rawan gempa bumi. (red)

Baca Juga

Menteri Pariwisata Promosikan Istano Basa Pagaruyung, Tampil dengan Pakaian Adat Minangkabau
Menteri Pariwisata Promosikan Istano Basa Pagaruyung, Tampil dengan Pakaian Adat Minangkabau
Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 17,11 Persen, Girder Pertama Berhasil Dipasang
Progres Flyover Sitinjau Lauik Capai 17,11 Persen, Girder Pertama Berhasil Dipasang
Bukittinggi Dilirik Jadi Kandidat Wonderful Indonesia, Ini Kata Menteri Pariwisata
Bukittinggi Dilirik Jadi Kandidat Wonderful Indonesia, Ini Kata Menteri Pariwisata
Menteri Pariwisata Dorong Pengembangan Pariwisata Sumbar, Bandara Mentawai Jadi Prioritas
Menteri Pariwisata Dorong Pengembangan Pariwisata Sumbar, Bandara Mentawai Jadi Prioritas
BOM Run 2026 Dapat Dukungan Penuh BIM, Siap Perkuat Sport Tourism Sumbar
BOM Run 2026 Dapat Dukungan Penuh BIM, Siap Perkuat Sport Tourism Sumbar
Fenomena Suhu Panas di Sumbar, BMKG Sebut Pancaroba Jadi Pemicu Utama
Fenomena Suhu Panas di Sumbar, BMKG Sebut Pancaroba Jadi Pemicu Utama