Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC akan menghadapi tantangan berat ketika menjamu Bali United FC pada laga pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (26/9/2025). Pertemuan ini bukan hanya penting bagi posisi kedua tim di klasemen, tetapi juga menjadi ujian bagi Kabau Sirah yang hingga kini belum pernah menang atas Serdadu Tridatu dalam sejarah kompetisi liga.
Semen Padang FC masih kesulitan menampilkan performa konsisten di awal musim. Dari lima pertandingan yang sudah dijalani, tim besutan Eduardo Almeida baru mengoleksi empat poin. Kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pekan lalu (19/9/2025) membuat mereka harus puas tertahan di posisi ke-16 klasemen sementara dari total 18 peserta.
Kondisi tak jauh berbeda dialami Bali United. Klub asal Pulau Dewata itu juga menelan kekalahan 1-3 dari PSIM Yogyakarta pada laga pekan sebelumnya (20/9/2025). Dengan hanya mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan, tim asuhan Johnny Jansen saat ini berada di posisi ke-14, hanya terpaut dua angka dari zona degradasi.
Rekor Buruk Kabau Sirah
Sejak pertemuan pertama di Liga 1 tahun 2017, Semen Padang selalu kesulitan ketika bersua Bali United. Dalam enam pertemuan di kompetisi resmi, Kabau Sirah menelan enam kekalahan, dengan catatan kebobolan 18 gol dan hanya mampu mencetak tiga gol balasan. Rekor buruk tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Semen Padang yang bertekad memutus tren negatif di hadapan pendukungnya.
Ancaman Mustafic
Salah satu faktor yang perlu diwaspadai Semen Padang adalah ketajaman Mirza Mustafic. Penyerang asal Luksemburg tersebut mencatatkan tiga gol dalam tiga laga terakhir bersama Bali United. Dengan karakter sebagai gelandang serang yang taktis, pekerja keras, serta memiliki mentalitas kompetitif, Mustafic diyakini akan menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Kabau Sirah.
Dukungan Suporter
Meski statistik tidak berpihak, Semen Padang FC tetap memiliki motivasi tambahan. Bermain di Stadion Haji Agus Salim dengan dukungan penuh suporter, tim asal Sumatera Barat itu ingin menutup rentetan dua kekalahan beruntun. Eduardo Almeida menegaskan laga melawan Bali United akan menjadi momentum penting bagi timnya untuk kembali ke jalur kemenangan.
“Kami tahu ini bukan pertandingan mudah. Namun, dengan dukungan suporter dan kerja keras tim, kami berharap bisa mengakhiri tren buruk dan meraih poin penuh,” ujar Almeida.
Pertandingan di Padang ini diprediksi berlangsung sengit. Bali United datang dengan misi mempertahankan rekor tak terkalahkan atas Semen Padang, sementara Kabau Sirah membutuhkan kemenangan untuk keluar dari tekanan di papan bawah klasemen.
Apapun hasilnya, laga ini akan menjadi sorotan karena mempertemukan dua tim yang sama-sama tengah berjuang menemukan konsistensi di awal musim BRI Super League 2025/2026. (red)
















