Sumbardaily.com – Sebanyak enam Hunian Tetap (Huntap) bantuan dari Willie Salim dan Ustaz Dery Sulaiman resmi diserahkan kepada Korban Banjir Bandang di Kota Padang Panjang, Jumat (27/2/2026). Penyerahan dilakukan di kawasan Balai Benih Ikan (BBI) dan menjadi bagian dari program pembangunan 10 unit rumah hasil donasi.
Hunian tersebut dibangun dari dana yang dihimpun melalui berbagai platform oleh Willie Salim, Ustaz Dery Sulaiman, dan tim. Dari total rencana 10 unit, enam unit telah rampung dan kini dapat ditempati warga terdampak bencana.
Sebelumnya, peletakan batu pertama pembangunan dilakukan pada 4 Desember 2025 di depan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat. Namun, lokasi pembangunan disesuaikan agar proses pengerjaan dapat segera direalisasikan.
Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan apresiasi atas dukungan para donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan Hunian Tetap tersebut.
“Awalnya peletakan batu pertama dilakukan di depan Rusunawa, namun lokasi ini memungkinkan untuk segera dieksekusi sehingga alhamdulillah sudah dapat dihuni warga terdampak. Untuk empat unit huntap lainnya direncanakan berlokasi di sebelah RSUD, dan ini menjadi yang pertama di Kota Padang Panjang,” ujarnya dikutip Sabtu (28/2/2026).
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mendukung pembangunan unit tambahan, sehingga seluruh Korban Banjir Bandang bisa mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Dalam kesempatan itu, Hendri Arnis menjelaskan status hunian yang diberikan kepada warga. Ia menegaskan bahwa bangunan tersebut bukan diserahkan sebagai aset milik pribadi.
“Bangunan ini tidak diserahkan kepemilikannya, namun diizinkan untuk ditempati selama 10 tahun. Mohon dijaga dengan baik karena ini merupakan aset negara sekaligus berada di kawasan pembibitan ikan,” tuturnya.
Sementara itu, Willie Salim menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang Panjang atas dukungan dan kolaborasi dalam proses pembangunan hingga penyerahan Huntap kepada warga.
“Alhamdulillah hari ini enam unit huntap sudah bisa diserahkan. Fasilitas listrik dan air bersih juga telah tersedia. Semoga hunian ini dapat membantu bapak dan ibu untuk melanjutkan kehidupan dengan lebih layak ke depan,” ungkapnya.
Enam hunian tetap tersebut telah dilengkapi fasilitas dasar berupa sambungan listrik dan akses air bersih sehingga dapat langsung dihuni penerima manfaat.
Dengan diserahkannya enam Huntap ini, proses pemulihan bagi Korban Banjir Bandang di Padang Panjang memasuki tahap lanjutan. Pembangunan empat unit tambahan yang direncanakan di sebelah RSUD diharapkan dapat melengkapi total 10 hunian sebagaimana rencana awal dari donasi yang dihimpun Willie Salim dan Ustaz Dery Sulaiman.















