Dukung UMK Sumbar Naik Kelas, Hutama Karya Gelar Pelatihan Smart Marketing dan Beri Bantuan Kemasan Gratis

Sumbardaily.com – Upaya mendorong pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Sumatera Barat (Sumbar) naik kelas dilakukan dengan cara yang lebih praktis. PT Hutama Karya (Persero) memberikan pelatihan pemasaran sekaligus bantuan kemasan kepada 57 pelaku UMK di Rest Area KM 23A Tol Padang–Sicincin.

Program tersebut dikemas dalam Pelatihan Smart Marketing bertajuk Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM Melalui Kemasan Berkualitas. Kegiatan digelar di Rest Area KM 23A Tol Padang–Sicincin, Kamis (20/8/2026).

Pelatihan menjadi bagian dari program HK Peduli Kreatif melalui pilar ekonomi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Hutama Karya. Program tersebut diarahkan untuk memfasilitasi pelaku UMK di Sumbar agar mampu mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan secara bertahap meningkatkan kelas bisnisnya.

Kepala Unit TJSL Hutama Karya, Dianita Saraswati, membuka langsung kegiatan tersebut. Sejumlah pihak turut hadir, di antaranya Kepala Seksi Layanan Teknis Pengembangan Usaha Kabupaten Padang Pariaman, Ridhani, serta Manager Ruas Tol Padang–Sicincin Hutama Karya, Anita Lesya.

Dianita mengatakan program tersebut dirancang bukan sekadar memberikan pengetahuan kepada peserta. Hutama Karya ingin pendampingan yang diberikan dapat menghasilkan perubahan nyata, terutama pada tampilan produk dan strategi pemasaran yang digunakan pelaku UMK.

"Hutama Karya melalui program HK Peduli Kreatif berkomitmen untuk mendukung UMK agar semakin berkembang, memperluas pasar, dan secara bertahap naik kelas. Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi menghasilkan perubahan nyata pada tampilan produk dan pemasaran usaha Bapak dan Ibu," ujar Dianita, dalam keterangannya dikutip Sabtu (22/8/2026).

Bukan Sekadar Pelatihan Pemasaran

Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut dirancang dengan pendekatan aplikatif. Peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga diajak memahami cara memetakan pasar melalui strategi smart marketing.

Selain strategi pemasaran, pelatihan mencakup rekayasa desain visual kemasan serta edukasi mengenai jaminan keamanan pangan bagi konsumen.

Pendekatan tersebut menempatkan kemasan sebagai salah satu bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk UMK. Kemasan yang berkualitas diharapkan dapat memperbaiki tampilan produk sekaligus membantu pelaku usaha menghadirkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.

Hutama Karya juga memberikan fasilitas pendampingan berupa bantuan pengurusan kemasan yang disesuaikan dengan karakteristik setiap produk peserta.

Fasilitas tersebut diberikan untuk membantu mengatasi salah satu kendala yang dapat dihadapi pelaku UMK, yakni kebutuhan modal awal untuk mencetak kemasan secara presisi dan memenuhi standar industri.

Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh materi pelatihan, tetapi juga mendapatkan dukungan yang dapat diterapkan langsung terhadap produk yang mereka jual.

57 UMK Ikuti Pelatihan

Sebanyak 57 pelaku UMK dari Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman mengikuti program tersebut. Para peserta merupakan pelaku usaha yang belum mempunyai kemasan berstandar.

Dari total peserta, sebanyak 41 pelaku usaha bergerak di bidang kuliner, sedangkan 16 lainnya merupakan pelaku usaha kerajinan.

Untuk memberikan materi kepada peserta, Hutama Karya menghadirkan Manajer Layanan Kemasan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (UPTD PLUT KUMKM) Sumbar, Muhammad Resky Fauzan.

Kehadiran narasumber tersebut memperkuat materi pelatihan, khususnya dalam aspek layanan dan pengembangan kemasan produk UMK.

Program tersebut juga tidak berhenti di ruang pelatihan. Sejumlah produk milik peserta yang terpilih nantinya akan difasilitasi untuk masuk ke gerai UMKM yang berada di Rest Area KM 23A Tol Padang–Sicincin.

Langkah tersebut memberikan fungsi tambahan bagi rest area. Tempat yang selama ini dikenal sebagai lokasi persinggahan pengguna jalan tol tersebut diarahkan sekaligus menjadi etalase permanen bagi produk lokal.

Dengan adanya gerai UMKM, produk pelaku usaha lokal berkesempatan mendapatkan ruang untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang melintas dan singgah di Rest Area KM 23A.

UMK Binaan Rasakan Dampak Pendampingan

Salah satu peserta yang merasakan manfaat program pendampingan Hutama Karya adalah Winda Wati (37), pemilik usaha alas kaki Adel Shoes sekaligus UMK binaan Hutama Karya.

Menurut Winda, berbagai kegiatan pelatihan yang telah diikutinya selama menjadi UMK binaan memberikan manfaat terhadap perkembangan usaha yang dijalankan.

"Selama saya menjadi UMK binaan Hutama Karya, sangat banyak pelatihan yang kami ikuti dan sangat bermanfaat untuk perkembangan bisnis yang kami jalani. Semoga program pelatihan berikutnya dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi UMKM binaan maupun yang baru berkembang," ungkap Winda.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pendampingan bagi pelaku UMK tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan, tetapi juga peningkatan kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

Pelatihan Smart Marketing menjadi salah satu bentuk pendampingan yang menggabungkan aspek pemasaran, tampilan produk, kemasan, serta akses terhadap pasar.

Bagian dari Komitmen TJSL Hutama Karya

Pelaksanaan program HK Peduli Kreatif juga menjadi bagian dari komitmen Hutama Karya dalam menghubungkan pertumbuhan bisnis infrastruktur dengan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

Sebagai BUMN bagian dari Danantara, Hutama Karya menjalankan agenda TJSL tersebut dengan menempatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai salah satu bagian dari program perusahaan.

Langkah tersebut juga disebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-1/MBU/03/2023.

Melalui program tersebut, perseroan turut mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional yang berbasis pada ekonomi kerakyatan.

Pemberdayaan UMK melalui peningkatan kapasitas, penguatan kualitas kemasan, strategi pemasaran, dan pembukaan akses pasar menjadi bagian dari upaya tersebut.

Program HK Peduli Kreatif juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 8.

SDGs Nomor 8 berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta menyediakan pekerjaan yang layak bagi seluruh masyarakat.

Melalui pelatihan dan pendampingan yang menyasar pelaku UMK di Sumbar, Hutama Karya berupaya memastikan keberadaan infrastruktur tidak hanya memberikan manfaat dari sisi konektivitas, tetapi juga membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Kehadiran produk UMK di Rest Area KM 23A Tol Padang–Sicincin menjadi salah satu bentuk konkret dari upaya tersebut. Rest area tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga diproyeksikan menjadi ruang bagi produk lokal untuk tampil dan dikenal lebih luas.

Dengan 57 UMK yang mengikuti pelatihan, bantuan kemasan, pendampingan pemasaran, serta peluang masuk ke gerai UMKM, program tersebut menjadi bagian dari rangkaian upaya untuk membantu pelaku usaha memperkuat daya saing.

Bagi UMK di Sumbar, penguatan kualitas produk dan kemasan sekaligus akses pasar menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha secara bertahap. Hutama Karya melalui HK Peduli Kreatif menempatkan pendampingan tersebut sebagai bagian dari dukungan agar pelaku UMK semakin berkembang dan mampu naik kelas. (*)

Baca Juga

Hutama Karya Raih Rekor MURI Berkat Galeri Budaya di Rest Area KM 99, Pertama di Jalan Tol
Hutama Karya Raih Rekor MURI Berkat Galeri Budaya di Rest Area KM 99, Pertama di Jalan Tol
Launching ETLE HUB, Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E
Launching ETLE HUB, Hutama Karya Tandatangani Kerja Sama Integrasi Blu-E
Borong 3 Gold Bintang 4, Hutama Karya Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan
Borong 3 Gold Bintang 4, Hutama Karya Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan
Hutama Karya Perkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan, Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL
Hutama Karya Perkuat Kampanye Selamat Sampai Tujuan, Dukung Gerakan Nasional Zero ODOL
Implementasi GCG Hutama Karya Makin Kuat, Raih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026
Implementasi GCG Hutama Karya Makin Kuat, Raih Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026
Hutama Karya Dorong Serikat Karyawan Adaptif Hadapi Dinamika Bisnis Masa Depan
Hutama Karya Dorong Serikat Karyawan Adaptif Hadapi Dinamika Bisnis Masa Depan