Sumbardaily.com - Persiapan Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat mulai memasuki tahap akhir. Dua venue yang akan digunakan untuk cabang olahraga (cabor) arung jeram dan grasstrack di kawasan Peridon Siap Maju kini telah mencapai tingkat kesiapan sekitar 85 persen.
Kondisi tersebut diketahui setelah Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail bersama sejumlah jajaran terkait meninjau langsung lokasi venue, Minggu (27/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan arena sekaligus memastikan sarana dan prasarana pendukung dapat digunakan menjelang pertandingan.
Dari dua venue tersebut, arena grasstrack disebut relatif lebih siap. Pasalnya, lokasi itu sebelumnya sudah pernah digunakan sebagai tempat pertandingan. Sementara itu, venue arung jeram masih memerlukan sejumlah pembenahan sebelum digunakan dalam Porprov Sumatera Barat.
Pertandingan arung jeram dijadwalkan berlangsung pada 3-7 Oktober 2026. Sedangkan cabang olahraga grasstrack akan digelar pada 10-11 Oktober 2026. Para atlet dari masing-masing cabang olahraga dijadwalkan tiba di lokasi pertandingan dua hari sebelum perlombaan dimulai.
Dalam peninjauan tersebut, Doddy didampingi jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pasaman Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bagian Umum, Dispenda, camat, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Doddy mengatakan Pemkab Pasaman Barat meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait bekerja maksimal untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan. Apalagi, Porprov tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi Pasaman Barat sebagai tuan rumah.
"Atas nama pemerintah daerah, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam mempersiapkan venue dan mendukung pelaksanaan Porprov di Pasaman Barat," ujar Doddy.
Menurut dia, seluruh perangkat daerah harus memastikan setiap kebutuhan yang berkaitan dengan penyelenggaraan dapat dipenuhi secara optimal. Pasaman Barat sendiri akan mengikuti sekitar 40 cabang olahraga dalam Porprov Sumatera Barat tahun ini.
"Ini pertama kali kita menjadi tuan rumah Porprov. Seluruh jajaran OPD harus maksimal dalam persiapan. Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya," katanya.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Porprov juga disampaikan Owner Peridon Siap Maju, Najjar Lubis. Ia menyatakan siap membantu pemerintah daerah agar pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dapat berjalan sesuai harapan.
Najjar mengajak pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat untuk mengesampingkan perbedaan dan membangun kebersamaan selama pelaksanaan Porprov.
"Yang penting bagaimana Porprov ini berjalan di Pasaman Barat. Pasaman Barat tidak boleh dipandang sebelah mata. Kita mesti satu suara tentang Porprov ini," tegas Najjar.
Ia juga menyatakan akan mengerahkan kemampuan yang dimilikinya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan itu mencakup tenaga dan pemikiran dalam membantu persiapan penyelenggaraan.
"Seketat tenaga dan pemikiran akan saya kerahkan. Saya berbuat dan membangun bukan untuk saya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dispora Pasaman Barat Afkar mengatakan daerah tersebut mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah untuk dua cabor, yakni arung jeram dan grasstrack. Kepercayaan tersebut membuat pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai unsur untuk memastikan venue beserta fasilitas pendukung benar-benar siap.
"Kita sebagai tuan rumah arung jeram dan grasstrack tentu harus mempersiapkan arena dengan maksimal," ujar Afkar.
Ketua KONI Pasaman Barat Wahidul Basri menyebut tingkat kesiapan dua venue secara keseluruhan telah berada di angka sekitar 85 persen. Menurut dia, arena grasstrack relatif tidak menghadapi banyak kendala karena sebelumnya sudah pernah menjadi lokasi pertandingan.
Berbeda dengan grasstrack, lintasan arung jeram masih membutuhkan pembenahan. Perbaikan akan dilakukan dengan bantuan alat berat untuk memastikan lintasan berada dalam kondisi yang sesuai untuk pertandingan.
"Untuk arung jeram memang masih perlu sedikit perbaikan. Alat berat akan dikerahkan untuk melakukan pembenahan. Apalagi Owner Peridon Siap Maju Najjar memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini," ujarnya.
Venue arung jeram yang berada di kawasan Peridon Siap Maju memiliki lintasan sepanjang sekitar empat kilometer. Lokasi tersebut juga dapat diakses menggunakan kendaraan roda empat sehingga mendukung mobilitas menuju arena pertandingan.
Sementara itu, venue grasstrack memiliki pengalaman sebagai lokasi pelaksanaan pertandingan sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat persiapannya dinilai relatif lebih siap dibandingkan arena arung jeram.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, Pemkab Pasaman Barat bersama KONI, Dispora, pengelola venue, masyarakat, dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan koordinasi. Pembenahan venue arung jeram menjadi salah satu pekerjaan yang masih harus dituntaskan sebelum atlet tiba di lokasi.
"Pemkab Pasaman Barat bersama KONI, Dispora, pengelola venue, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terkait terus berkoordinasi agar seluruh persiapan dapat dituntaskan sesuai kebutuhan. Penyelenggaraan Porprov di Pasaman Barat diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan kesiapan daerah sebagai tuan rumah," tutupnya. (*)
















