Sumbardaily.com - Sebanyak 52.016 penerima manfaat di Kabupaten Pasaman Barat mendapatkan Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras untuk masing-masing bulan.
Penyaluran bantuan pangan tersebut berlangsung di Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Jumat (25/9/2026). Program ini merupakan bantuan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional bersama Perum BULOG yang ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah Pasaman Barat. Pemerintah daerah menyebut distribusi telah terlaksana di delapan kecamatan.
Bupati Pasaman Barat melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Ahmad Hanif, S.I.P., menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut, terutama Perum BULOG beserta jajaran.
"Penyaluran telah terlaksana di delapan kecamatan, yaitu Talamau, Luhak Nan Duo, Sasak Ranah Pasisie, Ranah Batahan, Lembah Melintang, Gunung Tuleh, Sungai Aur, dan Kinali," ujar Ahmad Hanif.
Menurut dia, distribusi bantuan pangan harus dilaksanakan dengan tertib dan tepat sasaran. Transparansi serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku juga menjadi bagian penting dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Pemkab Pasaman Barat, lanjut Ahmad Hanif, berkomitmen memperkuat ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut mencakup upaya menjaga ketersediaan bahan pangan serta meningkatkan pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Nelvi Zuairina turut mengapresiasi pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Beras di Pasaman Barat. Ia berharap jumlah beras yang diterima masyarakat dapat ditambah pada masa mendatang.
Saat ini, setiap penerima memperoleh bantuan sebanyak 10 kilogram beras. Nelvi berharap kuota tersebut dapat meningkat hingga 15 kilogram pada tahun berikutnya.
"Alhamdulillah, mudah-mudahan bantuan pangan beras yang saat ini sebesar 10 kilogram ke depannya dapat terus ditingkatkan, bahkan mudah-mudahan tahun depan bisa menjadi 15 kilogram," katanya.
Nelvi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperjuangkan perluasan cakupan penerima bantuan. Selain jumlah penerima, peningkatan kuantitas bantuan dari tahun ke tahun juga menjadi hal yang akan diperjuangkan.
Di sisi lain, masyarakat didorong tidak hanya mengandalkan beras sebagai sumber pangan keluarga. Nelvi mengajak warga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dengan menerapkan pola konsumsi sehat dan beragam.
Sumber pangan lokal seperti jagung dan ubi, serta berbagai komoditas pangan lainnya, dinilai dapat dimanfaatkan untuk mendukung pola konsumsi tersebut.
Dalam kegiatan itu, Nelvi juga memberikan apresiasi terhadap langkah Bupati Pasaman Barat yang menyediakan dan menghibahkan lahan untuk rencana pembangunan gudang BULOG di Pasaman Barat.
Rencana pembangunan gudang tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan program pangan di daerah. Keberadaannya juga diharapkan memperkuat ketersediaan pangan sekaligus ketahanan pangan Pasaman Barat.
Penyaluran bantuan di Nagari Kinali turut dihadiri Kepala Perum BULOG Cabang Bukittinggi beserta jajaran, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat Sutrisno, Kepala Dinas Pangan Eka Diana Oktavia, Forkopimca Kinali, Wali Nagari Kinali, serta sejumlah kepala OPD.
Dengan penyaluran yang telah mencakup delapan kecamatan, program bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan pangan pokok masyarakat tetap terbantu. Pada saat yang sama, terdapat dorongan agar cakupan penerima dan jumlah bantuan dapat terus ditingkatkan pada periode berikutnya. (*)
















