Dinas Pertanian Kota Padang Tingkatkan Produktivitas Padi Melalui Berbagai Inovasi

Dinas Pertanian Kota Padang Tingkatkan Produktivitas Padi Melalui Berbagai Inovasi

Foto ilustrasi sawah. (Foto: Pixabay.com/ecoyou)

Padang, Sumbardaily.com - Dinas Pertanian Kota Padang terus berupaya meningkatkan produktivitas padi melalui berbagai inovasi dan program bantuan. Meskipun menghadapi tantangan penurunan produksi, instansi ini tetap optimis dapat memenuhi target yang ditetapkan.

Data terbaru menunjukkan bahwa produksi padi di Kota Padang pada periode Januari hingga Agustus 2024 mencapai 31.320 ton. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatat produksi sebesar 38.621 ton.

Menanggapi situasi ini, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, menegaskan komitmen instansinya untuk terus meningkatkan produksi padi. "Kami berupaya keras mengatasi berbagai kendala guna meningkatkan produksi padi. Saat ini, produktivitas padi di Kota Padang masih berada pada level 5,2 ton per hektare," ujarnya.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah peningkatan indeks pertanaman. Dinas Pertanian telah mendistribusikan 9 unit mesin pompa air ke beberapa lokasi strategis. Bantuan ini memungkinkan petani untuk mengakses sumber air seperti sungai dan mengalirkannya ke sawah tadah hujan.

"Kecamatan Bungus Teluk Kabung menerima sebagian besar bantuan, mengingat banyaknya sawah tadah hujan di wilayah tersebut. Dengan adanya mesin pompa air, petani tidak lagi sepenuhnya bergantung pada curah hujan," jelas Yoice.

Lebih lanjut, Yoice mengungkapkan rencana untuk menyalurkan 10 unit mesin pompa air tambahan hingga akhir tahun 2024. Prioritas diberikan kepada kelompok tani yang memiliki sawah dengan jarak maksimal 15-20 meter dari sungai sebagai sumber air.

Dalam upaya meningkatkan kualitas benih, Dinas Pertanian Kota Padang telah mengimplementasikan program MANTAP (Mandiri Benih Tanaman Pangan) dari Kementerian Pertanian RI. Program ini menyediakan benih pokok kepada tiga kelompok penangkar benih di wilayah berbeda, masing-masing seluas 5 hektare.

"Benih pokok yang kami distribusikan dapat dilabelisasi, sehingga kualitasnya lebih terjamin. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas padi," tambah Yoice.

Dinas Pertanian juga aktif dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman padi. Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT telah dilaksanakan pada beberapa kelompok tani yang tanaman padinya menunjukkan indikasi serangan hama.

Selain itu, bantuan perbaikan Jaringan Irigasi Tersier diberikan kepada dua kelompok tani pada tahun 2024, yaitu Kelompok Tani Tunas Harapan di Pauh dan Kelompok Tani Tuah Sakato di Kuranji.

Peningkatan kapasitas petani juga menjadi fokus utama. Melalui 33 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Dinas Pertanian Kota Padang secara rutin memberikan edukasi kepada kelompok tani. Salah satu materi yang ditekankan adalah pentingnya tidak membakar jerami untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Inovasi lain yang diperkenalkan adalah program Bersawah Pokok Murah di Kecamatan Kuranji. Program ini bertujuan untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan petani. "Metode ini menghemat penggunaan pupuk anorganik dan biaya pengolahan lahan. Jerami dimanfaatkan sebagai mulsa untuk menghambat pertumbuhan gulma," jelas Yoice.

Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, Dinas Pertanian Kota Padang masih menghadapi tantangan berupa alih fungsi lahan. Data dari ATR/BPN menunjukkan bahwa luas lahan sawah di Kota Padang saat ini mencapai 4.341 hektare, namun angka ini terus menurun setiap tahun. Pemerintah telah menetapkan Luas Lahan Sawah Dilindungi (LSD) seluas kurang lebih 2.400 hektare hingga tahun 2030.

"Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas padi melalui berbagai program dan inovasi. Harapannya, target produksi padi yang telah ditetapkan dapat tercapai, meskipun menghadapi berbagai tantangan," sampainya. (red)

Baca Juga

Petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Kota Padang memberikan vaksin PMK kepada seekor sapi dalam program vaksinasi gratis untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku.
Pemko Padang Siapkan 700 Dosis Vaksin Gratis untuk Hewan Ternak, Ini Syarat Penerimanya
Kecelakaan Lalu Lintas Dialami Wagub Sumbar Vasko Ruseimy, Begini Kondisinya
Kecelakaan Lalu Lintas Dialami Wagub Sumbar Vasko Ruseimy, Begini Kondisinya
Damkar Padang Tangani 951 Situasi Darurat Non Kebakaran, Gangguan Hewan Mendominasi
Damkar Padang Tangani 951 Situasi Darurat Non Kebakaran, Gangguan Hewan Mendominasi
Hewan Layak Kurban di Padang Kini Diberi Label Khusus, Ini Tujuannya
Hewan Layak Kurban di Padang Kini Diberi Label Khusus, Ini Tujuannya
Padang Kembali Dilanda Banjir Bandang, Pemukiman Terendam hingga Rumah Hanyut
Padang Kembali Dilanda Banjir Bandang, Pemukiman Terendam hingga Rumah Hanyut
2.912 Hektare Sawah di Padang Terancam Kekeringan Setelah Banjir Bandang Rusak 2 Bendungan
2.912 Hektare Sawah di Padang Terancam Kekeringan Setelah Banjir Bandang Rusak 2 Bendungan