Sumbardaily.com, Padang - Upaya pemulihan pasca banjir bandang kembali dikebut Pemerintah Kota (Pemko) Padang setelah cuaca membaik pada Jumat (28/11/2025) siang.
Kondisi langit yang lebih bersahabat sejak siang memberi ruang bagi petugas untuk fokus membersihkan akses jalan yang sebelumnya tertimbun lumpur tebal akibat terjangan banjir bandang, terutama di kawasan Kecamatan Pauh.
Pantauan di jalur Pasar Baru-Universitas Andalas menunjukkan sejumlah alat berat bekerja memindahkan material lumpur dan batu yang menutup badan jalan.
Pekerjaan itu dikoordinasikan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang sebagai bagian dari langkah cepat membuka kembali mobilitas masyarakat sekaligus mempermudah jalur logistik bantuan bagi warga terdampak.
Wali Kota Padang, Fadly Amran mengatakan, pembersihan jalan utama menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan percepatan evakuasi dan distribusi bantuan ke kantong-kantong permukiman yang sebelumnya terisolasi.
Ia menyebut cuaca yang lebih tenang malam itu memberikan peluang untuk mengerahkan peralatan berat dengan intensitas lebih tinggi.
Menurut Fadly, lancarnya akses menjadi penentu utama proses pemulihan. Selain mendukung pergerakan tim penanggulangan bencana, jalan yang kembali terbuka juga sangat dibutuhkan warga yang kesulitan keluar masuk wilayah terdampak dalam dua hari terakhir setelah endapan lumpur menutup ruas-ruas vital.
“Kami bersyukur malam ini cuaca cukup baik. Kita upayakan membuka akses jalan-jalan utama, agar mobilitas warga dan tim penanggulangan bencana bisa lebih lancar,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa percepatan penanganan tidak hanya mengandalkan perangkat pemerintah. Keterlibatan pihak swasta menjadi energi tambahan yang memampukan Pemko Padang bergerak lebih cepat di lapangan.
Pada Jumat malam itu, alat berat yang bekerja membersihkan jalan Pasar Baru-Unand merupakan bantuan dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang disalurkan melalui Zigo dan Iqra, dua pihak yang disebut Fadly telah memberikan dukungan konkret dalam penanganan bencana.
Atas dukungan tersebut, Fadly menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang bergerak bersama. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat krusial di tengah dinamika bencana alam yang kerap datang tanpa waktu pasti.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ikut membersamai upaya Pemko Padang melakukan penanganan bencana,” tutur Fadly.
Di sisi lain, warga di sekitar jalur Pasar Baru-Unand menyambut terbukanya akses dengan lega.
Banyak di antara mereka bergantung pada jalur tersebut untuk menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi harian.
Terbukanya kembali jalan utama pada malam hari memberi sinyal positif bahwa situasi perlahan bergerak menuju kondisi normal.
Meski begitu, sejumlah titik lain di Kota Padang masih menunggu penanganan lebih lanjut, terutama wilayah yang lumpurnya menumpuk hingga mencapai ketinggian lutut orang dewasa.
Petugas gabungan terus menyiapkan pembersihan lanjutan pada beberapa ruas yang belum tertangani pada malam itu, sambil berharap cuaca tetap stabil dalam beberapa hari ke depan.
Upaya pemulihan juga menargetkan percepatan identifikasi warga yang terdampak secara langsung, baik yang mengalami kerugian material maupun yang membutuhkan bantuan darurat.
Pemko Padang telah membuka posko pengaduan untuk memastikan setiap korban banjir bandang mendapatkan perhatian sesuai kebutuhan.
Perbaikan jalur Pasar Baru-Unand menjadi salah satu indikator awal bahwa mobilitas Kota Padang mulai pulih, meski ancaman susulan belum sepenuhnya hilang. (adl)
















