Sumbardaily.com, Padang - Satu perahu nelayan dilaporkan terbalik akibat cuaca buruk di perairan Pulau Pisang Gadang, Kota Padang, Minggu (14/9/2025) malam. Tiga orang nelayan menjadi korban, satu selamat sementara dua lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan insiden itu terjadi setelah tiga nelayan berangkat melaut pada Minggu dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Saat berada di perairan antara Pulau Pisang dan Sinyaru, perahu mereka dihantam ombak tinggi disertai hujan serta angin kencang hingga terbalik.
“Dari tiga korban, satu orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian menggunakan pelampung sederhana. Dua lainnya masih dalam pencarian. Operasi SAR terus kami lakukan dengan mengerahkan personel dan peralatan pendukung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Padang, Hendri, menjelaskan tim segera dikerahkan setelah laporan diterima dari keluarga korban pada Minggu malam.
“Kami memberangkatkan RIB 02 dengan tujuh personel menuju lokasi sekitar pukul 23.55 WIB. Estimasi waktu tempuh ke titik kejadian sekitar 30 menit,” kata Hendri.
Menurutnya, pencarian di laut tidak mudah karena kondisi cuaca yang berawan dan angin sekitar 5 knot. “Meski terhambat, tim tetap melakukan penyisiran dengan dukungan KN SAR Yudhistira, RIB 02, drone thermal, serta peralatan medis dan komunikasi,” tambahnya.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Basarnas setelah menerima laporan adanya nelayan hilang.
“TRC PB BPBD Padang turut diterjunkan bersama tim gabungan. Hingga saat ini korban masih dalam pencarian,” jelasnya.
Data Korban
Dian Arlis (54), warga Anduring, Kuranji – dalam pencarian.
Zulhendri (42), warga Berok Nipah, Padang Barat – dalam pencarian.
Afrizal (50), warga Berok – selamat.
Kendala di Lapangan
Cuaca menjadi faktor utama yang menghambat pencarian. Ombak tinggi dan angin kencang membuat upaya penyisiran tidak maksimal. Meski begitu, tim SAR gabungan memastikan operasi akan terus berlanjut hingga seluruh korban ditemukan.
Hingga berita ini dirampungkan, dua nelayan masih belum ditemukan. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Padang, dan masyarakat setempat masih berada di lapangan untuk melakukan pencarian. (adl)
















