Sumbardaily.com, Padang Panjang – Masyarakat Padang Panjang dapat bernafas lega seiring dengan tren penurunan harga sejumlah komoditas pangan pada minggu ketiga April 2025. Cabai hijau tercatat mengalami penurunan paling signifikan dibandingkan lima komoditas pangan lainnya yang juga mengalami penurunan.
Data yang disampaikan Analis Perekonomian, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Chandra Erfiko, pada Sabtu (19/4/2025), menunjukkan bahwa harga cabai hijau turun dari Rp48.667 menjadi Rp44.000 per kilogram. Artinya, komoditas ini mengalami penurunan sebesar Rp4.667 per kilogram.
"Pada minggu ketiga April ini, komoditas yang mengalami penurunan harga memang lebih dominan dibandingkan dengan komoditas yang mengalami kenaikan," ungkap Chandra.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, selain cabai hijau, lima komoditas pangan lainnya yang juga mengalami penurunan harga adalah beras kualitas I yang turun Rp150 dari Rp16.584 menjadi Rp16.434 per kilogram.
Begitu juga dengan beras kualitas II yang turun dengan nominal yang sama, yakni Rp150, dari sebelumnya Rp15.584 menjadi Rp15.434 per kilogram.
Komoditas lain yang mengalami penurunan harga adalah daging ayam broiler yang turun cukup signifikan sebesar Rp1.667, dari Rp30.334 menjadi Rp28.667 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada bawang daun yang turun Rp1.000, dari Rp10.000 menjadi Rp9.000 per kilogram, serta bawang bombai yang turun Rp2.000, dari Rp28.000 menjadi Rp26.000 per kilogram.
Meski beberapa komoditas mengalami penurunan, Chandra mencatat bahwa terdapat tiga komoditas pangan yang justru mengalami kenaikan harga.
"Cabai rawit naik Rp800 dari Rp30.000 menjadi Rp30.800 per kilogram. Cabai merah naik Rp816 dari Rp69.334 menjadi Rp70.150 per kilogram, dan bawang merah naik dari Rp48.500 menjadi Rp48.834 per kilogram," jelasnya.
Menurut Chandra, kenaikan harga pada ketiga komoditas tersebut disebabkan oleh pasokan yang belum mampu memenuhi permintaan akibat kondisi cuaca yang masih didominasi hujan.
Kondisi ini memberikan dampak terhadap hasil produksi petani dan distribusi produk pertanian, terutama di daerah-daerah sentra produksi.
Sementara itu, beberapa komoditas utama lainnya relatif stabil. Di antaranya beras kualitas III yang tetap berada di harga Rp14.667 per kilogram, gula pasir yang stabil di angka Rp19.000 per kilogram, dan tepung terigu segitiga biru yang bertahan di harga Rp13.000 per kilogram.
Selain itu, harga daging sapi tetap di Rp28.667 per kilogram, daging ayam kampung besar di Rp90.000 per kilogram, daging ayam kampung sedang di Rp80.000 per kilogram, dan daging ayam kampung kecil di Rp70.000 per kilogram.
"Begitu juga dengan telur ayam ras yang stabil di harga Rp28.284 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana di Rp17.667 per liter, minyak goreng kemasan premium di Rp22.000 per liter, dan minyak goreng curah yang tetap di harga Rp20.000 per kilogram," tambah Chandra.
Perlu diketahui bahwa data harga komoditas pangan tersebut merupakan hasil rata-rata dari survei harga langsung ke lapangan yang dilakukan oleh petugas Dinas Pangan dan Pertanian bersama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.
Masyarakat Padang Panjang dapat mengakses informasi harga pangan terkini melalui laman resmi https://info-pangan.padangpanjang.go.id/. (red)
















