Sumbardaily.com – Rekor pertemuan dan performa terkini menjadi sorotan jelang laga Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra Persijap Jepara pada pekan ke-10 BRI Super League 2025/2026, Senin (27/10/2025). Bhayangkara FC yang tengah menanjak berambisi melanjutkan tren positif, sedangkan Persijap Jepara berjuang mengakhiri inkonsistensi yang masih menghantui mereka.
Dalam empat pertemuan terakhir, Bhayangkara FC mendominasi dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang atas Persijap Jepara. Catatan itu membuat tim berjuluk The Guardians diunggulkan pada laga kali ini.
- 21/10/2024 – Persijap Jepara 0–2 Bhayangkara FC
- 11/01/2025 – Bhayangkara FC 4–0 Persijap Jepara
- 21/01/2025 – Bhayangkara FC 3–0 Persijap Jepara
- 12/02/2025 – Persijap Jepara 0–0 Bhayangkara FC
Tren positif tersebut diperkuat dengan kemenangan Bhayangkara atas Semen Padang FC pada pekan sebelumnya, yang memberi kepercayaan diri besar bagi skuad asuhan Paul Munster. Tim mulai menunjukkan peningkatan signifikan dalam transisi dan penyelesaian akhir.
Meski begitu, Munster menilai efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan. “Kami punya empat hingga lima peluang emas yang seharusnya menjadi gol. Semua berjalan bagus, tapi masih ada yang perlu dievaluasi agar bisa lebih tajam di depan gawang,” ujarnya.
Pelatih asal Irlandia Utara itu menegaskan timnya akan menjaga momentum kemenangan. “Kami akan mempertahankan tren positif ini dan berusaha tampil konsisten di setiap pertandingan,” tegas Munster.
Sementara itu, Persijap Jepara datang ke laga ini dengan misi bangkit setelah kalah tipis dari Bali United FC. Namun, pelatih Mario Lemos mengakui timnya belum menemukan keseimbangan permainan akibat seringnya rotasi karena cedera dan sanksi kartu.
“Dalam delapan laga terakhir, kami punya delapan susunan pemain berbeda. Hal ini membuat kami sulit tampil konsisten,” ujar Lemos.
Masalah bertambah dengan absennya gelandang kunci Wahyudi Hamisi, yang terkena sanksi dan harus menepi. “Wahyudi absen saat menghadapi Bhayangkara FC, jadi komposisi tim pasti berubah lagi,” tambah Lemos.
Kendati demikian, semangat pemain Persijap tetap tinggi. Penyerang Carlos Franca menegaskan pentingnya kerja sama tim dibandingkan pencapaian individu. “Gol saya tidak penting kalau tim kalah. Dalam sepak bola, yang utama itu kemenangan,” ujarnya.
Secara performa, Bhayangkara FC unggul dalam hal soliditas pertahanan dan efektivitas lini depan. Sebaliknya, Persijap masih kesulitan menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan. Dengan kondisi itu, Bhayangkara FC berpeluang besar mendulang poin penuh bila mampu mempertahankan intensitas permainan seperti pekan sebelumnya.
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persijap Jepara
Berdasarkan performa dan rekor pertemuan, Bhayangkara FC diunggulkan menang 2–0 atas Persijap Jepara. Namun, jika Persijap mampu menekan sejak awal dan menutup ruang serangan cepat Bhayangkara, hasil imbang 1–1 tetap mungkin terjadi.
Laga ini menjadi ujian penting bagi Bhayangkara FC untuk membuktikan konsistensi, sementara Persijap Jepara berupaya menghentikan dominasi sang lawan dan mengembalikan kepercayaan diri di lapangan. (*)















