Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC akhirnya memastikan sosok baru yang akan mengisi posisi Direktur Teknik. Klub berjulukan Kabau Sirah itu menunjuk Yeyen Tumena, figur berpengalaman di sepak bola nasional, setelah melalui pembahasan panjang bersama jajaran manajemen, komisaris, penasehat klub, dan tim pelatih. Langkah ini menjadi langkah serius manajemen dalam memperbaiki performa tim yang tengah mengalami tren negatif.
CEO Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, menjelaskan bahwa kebutuhan akan direktur teknik sudah lama mengemuka. Dari sejumlah nama yang dipertimbangkan, Yeyen dipandang sebagai figur paling relevan dengan kebutuhan tim saat ini.
“Sesuai hasil rapat, kita membutuhkan dirtek untuk tim. Kita rasa Coach Yeyen adalah sosok yang tepat untuk mengisi posisi tersebut sebagai penghubung manajemen dengan pelatih,” ujar Hermawan dalam keterangan resmi dikutip Minggu (30/11/2025).
Ia menambahkan, pengalaman Yeyen baik di level klub maupun tim nasional menjadi modal penting dalam membangun ulang fondasi permainan Kabau Sirah.
“Kami berharap ‘pulang kampuang’ Coach Yeyen memberikan energi baru agar tim bisa bangkit,” sebutnya.
Komisaris KSSP, Braditi Moulevey, menegaskan bahwa penunjukan ini bukan keputusan instan, melainkan bagian dari pembenahan struktural yang sudah dirancang bersama pemangku kepentingan klub. Menurut Braditi, kehadiran Yeyen menjadi salah satu elemen utama dalam agenda perubahan jangka panjang Semen Padang FC.
“Mendatangkan Yeyen Tumena adalah bagian dari perubahan sesuai hasil rapat dengan penasehat, manajemen, dan tim pelatih. Kami berharap beliau memberi dampak positif ke depan,” ujar Braditi.
Ia menekankan bahwa direktur teknik akan memiliki peran strategis sebagai mitra diskusi pelatih serta penyampai masukan dan perencanaan tim kepada Board of Directors (BOD) dan Board of Commissioners (BOC).
Yeyen Tumena sendiri menyambut antusias tawaran tersebut. Setelah puluhan tahun berkarier di luar Sumatera Barat, ia menyebut kepulangannya ke Padang sebagai keputusan yang sarat nilai emosional.
“Saya sangat senang bisa kembali. Barangkali ini saatnya memberi sesuatu untuk tim kampung halaman yang dulu ikut membesarkan saya,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ajakan intens dari penasehat klub, Andre Rosiade, membuatnya semakin mantap memilih Semen Padang FC dibanding tawaran dari beberapa klub lain. Selain itu, ia ingin lebih dekat dengan ibunya yang kini tinggal seorang diri setelah ayahnya wafat dua tahun lalu.
Yeyen menegaskan bahwa tugas seorang direktur teknik mencakup tanggung jawab yang lebih luas dibanding pelatih kepala. Ia mengonfirmasi bahwa sejumlah program strategis telah disiapkan sesuai arahan manajemen untuk mempercepat proses pembenahan tim.
Penunjukan Yeyen Tumena menjadi harapan baru bagi Semen Padang FC yang berupaya kembali bersaing di kompetisi nasional. Manajemen percaya bahwa sinergi antara direktur teknik, pelatih, dan skuad akan membuka jalan menuju performa yang lebih stabil dan kompetitif. (red)
















