Sumbardaily.com – Program beasiswa Wardah Foundation disalurkan kepada anak asuh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang, Senin (20/4/2026), di Kantor Baznas Islamic Centre. Bantuan pendidikan ini menyasar puluhan pelajar dan mahasiswa dengan total dana puluhan juta rupiah.
Sebanyak 18 penerima mendapatkan bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Wardah Foundation dengan total Rp15 juta. Rinciannya, 10 mahasiswa masing-masing menerima Rp1 juta, empat siswa SLTA masing-masing Rp750 ribu, dan empat siswa SLTP masing-masing Rp500 ribu.
Selain itu, pada hari yang sama Baznas Padangpanjang juga menyalurkan zakat rutin melalui Program Padang Panjang Cerdas kepada 10 penerima dengan total Rp9.750.000. Bantuan tersebut terdiri dari sembilan mahasiswa masing-masing Rp1 juta dan satu siswa SLTA sebesar Rp750 ribu.
Wali Kota Padang Panjang yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako, Ade Nafrita Anas, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Wardah Foundation dalam mendukung pendidikan anak-anak asuh Baznas.
Ia menyebut bantuan tersebut bukan sekadar dukungan finansial, melainkan juga menjadi simbol harapan bagi para penerima agar tetap melanjutkan pendidikan.
Ade juga menyampaikan terima kasih kepada Wardah Foundation, termasuk kepada pendirinya, yang dinilai mampu menginspirasi melalui kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam mendorong terwujudnya visi Padang Panjang sebagai kota yang maju, sejahtera, dan bermarwah.
Pemerintah Kota, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi yang luas dan berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk meningkatkan prestasi.
Sementara itu, Manajer Koperasi Syariah Hidup Berkah Bermakna (HBB), Intan Pusparini, menjelaskan penyaluran beasiswa ini merupakan amanah dari Wardah Foundation yang dipercayakan kepada pihaknya untuk disalurkan melalui Baznas.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya berupa dana pendidikan, tetapi juga bentuk perhatian agar para penerima tetap semangat belajar dan percaya diri dalam meraih masa depan.
Intan juga mengapresiasi Baznas sebagai mitra penyalur yang dinilai amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Ketua Baznas Padang Panjang, Novi Hendri, menyebut bantuan CSR ini menjadi bentuk kepercayaan yang berarti bagi lembaganya. Ia memastikan seluruh bantuan disalurkan langsung ke rekening penerima tanpa potongan setelah melalui proses verifikasi kelayakan.
Ia menambahkan, mahasiswa penerima bantuan ditargetkan memiliki indeks prestasi kumulatif minimal 3,3. Sementara itu, siswa SLTA dan SLTP diharapkan mampu mempertahankan prestasi akademik sebagai bentuk tanggung jawab atas bantuan yang diterima.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mendorong semangat belajar dan tanggung jawab penerima untuk mencapai tujuan pendidikan mereka.(*)
















