Sumbardaily.com, Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk secara resmi menggelar rangkaian program literasi dan inklusi keuangan syariah bertajuk "Muamalah Executive Class" yang diselenggarakan di Muamalat Tower, Jakarta, Sabtu (8/3/2025).
Program ini merupakan bagian dari kontribusi Bank Muamalat dalam mendukung Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2025 yang diprakarsai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Bank Muamalat, Karno, mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat yang luar biasa terhadap program ini.
"Ada lebih dari 360 peserta yang mengikuti pelatihan ini. Alhamdulillah antusiasme terhadap Muamalah Executive Class sangat tinggi. Bahkan masih banyak yang terus mendaftar meskipun kuota sudah terbatas dan periode pendaftaran telah berakhir," ujarnya saat pembukaan acara.
Program yang merupakan hasil kolaborasi antara Bank Muamalat, Baitulmaal Muamalat, dan Muamalat Institute ini diselenggarakan di tiga lokasi berbeda.
Pembukaan perdana dilaksanakan di Muamalat Tower, Jakarta, yang akan berlangsung pada 8, 15, dan 22 Maret 2025 dengan dihadiri langsung oleh jajaran Board of Management Bank Muamalat.
Dua lokasi lainnya adalah Soka Tour and Travel (Japnas) Bandung yang akan digelar pada 11, 12, dan 13 Maret 2025, serta Masjid Jenderal Sudirman, Jakarta, yang dijadwalkan pada 17, 18, dan 19 Maret 2025.
Keunggulan Muamalah Executive Class terletak pada kualitas pengajar yang merupakan pakar dan praktisi terkemuka di bidang ekonomi syariah.
Para pengajar tersebut di antaranya Pengurus Pusat MES sekaligus Bendahara Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional MUI M. Gunawan Yasni, Guru Besar Institut Tazkia Prof Muhammad Syafii Antonio, dan Dekan FEM IPB University Dr. Irfan Syauqi Beik.
Selain itu, program ini juga menghadirkan Ustadz Dr Ahmad Sarwat dan Ustadz Hanif Luthfi. Khusus untuk sesi di Bandung, peserta akan mendapat kesempatan belajar dari Guru Besar Hukum Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof Jaih Mubarok, dan Ustadz Ardiansyah Ashri Husein.
Sementara untuk sesi di Masjid Jenderal Sudirman akan diisi oleh anggota Board of Management Bank Muamalat Dr Imam Teguh Saptono, dan Ustadz Hendra Hudaya.
Karno menjelaskan bahwa program ini menyasar berbagai kalangan mulai dari pengusaha, profesional, akademisi, hingga masyarakat umum yang ingin memperdalam pengetahuan tentang keuangan syariah.
"Melalui Muamalah Executive Class, kami berharap para peserta dapat meningkatkan literasi keuangan syariah dan wawasan fiqih muamalah secara komprehensif," tambahnya.
"Peserta akan mendapatkan sertifikat dari Muamalat Institute setelah menyelesaikan pelatihan. Dengan fasilitas tersebut, kami berharap mereka dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan pemahaman tentang ekonomi syariah di lingkungan mereka masing-masing," tegas Karno.
Perlu diketahui, Muamalah Executive Class merupakan bentuk kontribusi Bank Muamalat dalam program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2025 yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Program Gerak Syariah sendiri dilaksanakan secara kolaboratif antara OJK dengan berbagai pemangku kepentingan dengan tujuan menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata dalam upaya meningkatkan pemahaman serta akses terhadap layanan keuangan syariah. (red)
















