Banjir Bandang Solok, Yonif TP 951 Pandeka Marapi Turun Bantu Evakuasi Warga

Sumbardaily.com – Personel Batalyon Infanteri (Yonif) TP 951/Pandeka Marapi langsung diterjunkan untuk membantu penanganan banjir bandang atau galodo yang melanda Kabupaten Solok. Bantuan difokuskan di kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, pada Selasa (22/9/2026).

Komandan Yonif TP 951/Pandeka Marapi, Mayor Infanteri Jimson Andre Siahaan, mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai bentuk kepedulian prajurit terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Menurutnya, personel Yonif TP 951/Pandeka Marapi turun langsung ke wilayah terdampak untuk membantu berbagai kebutuhan penanganan banjir.

"Personel Yonif TP 951/PM turun langsung ke lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi warga, pembersihan material lumpur dan batu, serta pengamanan di sekitar wilayah yang terdampak banjir bandang," kata Jimson.

Banjir bandang tersebut terjadi pada Senin (21/9/2026) malam. Arus banjir bandang membawa material berupa lumpur dan batu hingga menutup sejumlah akses di wilayah terdampak. Bencana itu juga berdampak pada rumah warga dan sejumlah fasilitas pemerintahan.

Selain menyebabkan kerusakan dan gangguan akses, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka. Warga yang terdampak kemudian harus mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.

Kehadiran personel Yonif TP 951/Pandeka Marapi menjadi bagian dari kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi kondisi darurat. Personel dikerahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan akibat bencana alam.

Dalam penanganan banjir tersebut, Yonif TP 951/Pandeka Marapi tidak bekerja sendiri. Personel bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, pemerintah daerah, dan masyarakat melakukan penanganan secara bersama-sama.

Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat sejumlah tahapan penanganan di lokasi, mulai dari proses evakuasi warga, pembersihan material lumpur dan batu, hingga upaya pemulihan wilayah yang terdampak banjir bandang.

Dengan keterlibatan berbagai unsur tersebut, proses penanganan diharapkan dapat berjalan secara terpadu sesuai kondisi di lapangan. Personel Yonif TP 951/Pandeka Marapi pun terus membantu proses evakuasi, pembersihan, pengamanan, dan pemulihan di kawasan terdampak. (*)

Baca Juga

Tim SAR dan alat berat melakukan penanganan material banjir bandang di kawasan permukiman terdampak di Kabupaten Solok.
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Galodo Solok, Operasi Pencarian Masih Berlanjut
Jalur Solok-Padang Kembali Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang, Lalu Lintas Masih Buka-Tutup
Jalur Solok-Padang Kembali Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang, Lalu Lintas Masih Buka-Tutup
Galodo menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemkab Solok di Arosuka, menyebabkan material lumpur dan batu menimbun area perkantoran.
Galodo Solok: 100 Rumah Terdampak dan 50 Warga Mengungsi
BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang, Solok Waspada Longsor Susulan
BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang, Solok Waspada Longsor Susulan
Jalan penghubung Solok-Padang terputus akibat galodo besar di Kabupaten Solok pada Senin malam.
Banjir Bandang Putus Jalur Padang-Solok, Pemprov Sumbar Siapkan Dukungan Darurat
Korban Terdampak Banjir Bandang Solok Alami Cedera, Dua Mobil Ikut Terjebak
Korban Terdampak Banjir Bandang Solok Alami Cedera, Dua Mobil Ikut Terjebak