Sumbardaily.com, Padang - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang didorong untuk mengambil peran aktif dalam kegiatan donor darah sebagai upaya menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat.
Dorongan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wali Kota Padang Fadly Amran dengan manajemen SJS Plaza, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang, serta Himpunan Bersatu Teguh (HBT), di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (16/1/2026) siang.
Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi kegiatan sosial yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, dengan fokus pada kegiatan donor darah yang digagas PMI Kota Padang bersama mitra swasta dan organisasi masyarakat.
Agenda tersebut dinilai penting untuk memperkuat pasokan darah di Kota Padang yang membutuhkan partisipasi luas, termasuk dari kalangan ASN.
Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif menyampaikan, PMI bersama SJS Plaza akan menggelar kegiatan donor darah pada Rabu (18/2/2026) bertempat di SJS Plaza.
Selain itu, Himpunan Bersatu Teguh juga dijadwalkan mengadakan kegiatan bazar yang dirangkai dengan donor darah pada Sabtu (21/2/2026), di Gedung HBT Padang.
Zulhardi menekankan pentingnya dukungan Pemerintah Kota Padang, terutama dalam mendorong keterlibatan ASN sebagai kelompok strategis yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Kami berharap dukungan dan partisipasi ASN Pemko Padang sehingga kegiatan ini dapat berjalan optimal dan membantu pemenuhan stok darah di Kota Padang,” ujar Zulhardi.
Menurut dia, keterlibatan ASN memiliki dampak signifikan karena jumlahnya yang besar serta perannya sebagai pelayan publik.
Partisipasi aktif ASN ia yakini dapat meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan sosial yang direncanakan.
Ia mengapresiasi komitmen PMI Kota Padang, SJS Plaza, dan HBT yang secara konsisten berkontribusi dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat Kota Padang.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Semoga kegiatan sosial seperti ini terus berlanjut. Pemerintah Kota Padang siap mendukung, termasuk dengan pemberian hadiah umrah bagi lima orang pendonor,” ujar Fadly Amran.
Dukungan tersebut, menurut Fadly, menjadi bentuk perhatian Pemko Padang terhadap gerakan kemanusiaan yang berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.
"Sinergi antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan sektor swasta dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya terkait ketersediaan darah," tuturnya. (red)
















