Sumbardaily.com, Padang Panjang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan peran dalam menjaga stabilitas inflasi menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H.
Langkah ini sejalan dengan instruksi Pemerintah Pusat untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pangan yang kerap terjadi pada momen keagamaan tersebut.
Wakil Walikota Padang Panjang, Allex Saputra, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dan Pembahasan Antisipasi Cuaca Ekstrem Periode Idul Fitri yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting dengan Kementerian Dalam Negeri menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap distribusi pangan.
"Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap aman dan harga tetap stabil menjelang Idulfitri," jelas Allex dalam rakor tersebut.
Selain fokus pada pengendalian inflasi, pemerintah kota juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi dapat terjadi selama periode Idul Fitri. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu distribusi logistik dan aktivitas masyarakat selama perayaan hari raya.
"Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan warga tetap terlindungi dan tidak terganggu perubahan cuaca yang ekstrem," tambah Allex.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kota dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi dan ketahanan pangan.
"Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi tantangan ini," ujarnya dalam rapat yang dihadiri oleh Asisten II Setdako, Ewasoska, Staf Ahli, Putra Dewangga, Forkopimda beserta para perwakilan OPD terkait.
Dalam rakor yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang memimpin jalannya pertemuan menegaskan bahwa pengendalian inflasi daerah harus menjadi prioritas bagi seluruh pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan perekonomian masyarakat, terutama di masa-masa kritis seperti menjelang hari raya.
Tito juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi dampak inflasi dan membangun ketahanan ekonomi lokal yang lebih tangguh.
"Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada periode Idulfitri, kita perlu memastikan ketersediaan bahan pangan dan memastikan distribusi barang berjalan lancar untuk mencegah kelangkaan," tegas Tito. (red)
















