Padang, Sumbardaily.com - Universitas Andalas (Unand) menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghadapi tantangan kebencanaan melalui penyelenggaraan "Alumni Leaders Summit 2024".
Acara yang berlangsung di Mercure Hotel, Padang, pada Jumat (14/9/2024) ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara almamater, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan strategi mitigasi bencana yang efektif.
Rustian selaku Ketua DPP Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unand, menekankan urgensi kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa bumi di Sumatera Barat (Sumbar).
"Wilayah kita dikelilingi oleh dua patahan aktif. Dari Aceh hingga Papua, ancaman megathrust adalah realitas yang harus kita hadapi," ungkapnya.
Rustian menambahkan bahwa setiap diskusi mengenai gempa bumi selalu bermuara pada pentingnya langkah-langkah mitigasi yang harus dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Sebagai langkah strategis, Unand berencana mentransformasikan dirinya menjadi laboratorium bencana untuk wilayah Sumatera. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas riset dan pendidikan di bidang kebencanaan.
"Kami optimis program S2 Manajemen Kebencanaan di Unand akan segera memperoleh akreditasi penuh," kata Rustian.
IKA Unand juga berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas sekretariat guna memperkuat ikatan antara almamater dan para alumninya.
"Bersama dengan rektor dan BNPB, kami telah mencapai kesepakatan agar BPBD dari Aceh hingga Lampung dapat melanjutkan studi di Unand. Ini merupakan langkah konkret dalam memperluas jangkauan pendidikan kebencanaan kita," ungkapnya.
Rektor Unand, Efa Yonnedi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh para alumni. "Alumni Leaders Summit ini bukan sekadar ajang reuni, tetapi merupakan katalis untuk berbagai peluang kolaborasi," ujarnya.
Efa menjelaskan bahwa acara ini membuka pintu bagi komersialisasi hasil riset, program peningkatan keterampilan, kesempatan magang, serta penyempurnaan kurikulum di Unand.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, turut memberikan dukungannya terhadap rencana Unand menjadi pusat kajian dan riset mitigasi bencana.
"Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap bersinergi dengan Unand, BNPB, dan seluruh pihak terkait untuk mewujudkan inisiatif strategis ini," tegasnya. (red)
















