Damkar Padang Periksa Alat Pemadam di 9 Pasar Cegah Kebakaran

Damkar Padang Periksa Alat Pemadam di 9 Pasar Cegah Kebakaran

Damkar Padang memeriksa alat pemadam di sembilan pasar untuk mencegah kebakaran di pasar (Foto: Dok Diskominfo Padang)

Sumbardaily.com, Padang - Dalam upaya meminimalisir risiko kebakaran di pasar yang kerap terjadi di Kota Padang belakangan ini, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang melakukan pemeriksaan kelengkapan alat proteksi kebakaran, khususnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR), di sembilan pasar yang dikelola Pemerintah Kota Padang.

Kepala Dinas Damkar Kota Padang, Budi Payan menjelaskan pemeriksaan dimulai dari Pasar Tanah Kongsi pada Selasa (4/6/2024), diikuti Pasar Alai, Pasar Ulak Karang, Pasar Lubuk Buaya, Pasar Bandar Buat, Pasar Simpang Haru, Pasar Nanggalo, Pasar Belimbing, hingga Pasar Raya Padang pada 24-27 Juni 2024.

"Pasar-pasar yang akan kita lakukan pemeriksaan itu adalah yang dikelola Pemko Padang untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran. Yang perlu dicek adalah APAR dan memastikan kalau tempat itu luas kelengkapan hydrant-nya," ujar Budi, Selasa (4/6/2024).

Budi mengatakan ketersediaan APAR sangat penting untuk membantu memadamkan api sehingga tidak menjalar dan kebakaran besar dapat diantisipasi lebih dini. Berdasarkan pantauan, masih banyak toko yang tidak memiliki APAR untuk meminimalisir risiko kebakaran.

"Kalau ada APAR itu kita bisa cepat memadamkan api sehingga kasus kebakaran besar dapat diantisipasi lebih dini. Ini yang kita data di semua pasar yang ada. Ketika ditemukan ada toko yang tidak punya racun api, pihak Damkar akan memberitahu pihak toko untuk dapat menyediakannya," jelasnya.

Selain APAR, Budi juga menegaskan pentingnya kepedulian pemilik toko terhadap kondisi instalasi listrik, karena sebagian besar kebakaran disebabkan korsleting listrik. Ia berharap pemilik toko dapat mengecek jaringan instalasi listriknya secara berkala.

"Jadi kami berharap semua pemilik toko dapat mengecek jaringan instalasi listriknya. Kalau sudah berumur lima tahun atau 10 tahun itu sebenarnya harus diperbaharui, karena kabel itu kadang digigit tikus, sehingga rusak, itu perlu diperiksa," imbuhnya.

Dalam pemeriksaan di Pasar Tanah Kongsi pada Selasa (4/6/2024), Damkar menemukan jumlah APAR yang ada belum mencukupi untuk keseluruhan pasar. Pihaknya langsung mengomunikasikan hal tersebut dengan UPTD Pasar Tanah Kongsi yang mendampingi kegiatan pemeriksaan. (red)

Baca Juga

Pasar Tanah Kongsi Padang Siap Jadi Ikon Wisata Gastronomi, Ini Keunggulannya
Pasar Tanah Kongsi Padang Siap Jadi Ikon Wisata Gastronomi, Ini Keunggulannya
Puluhan Siswa TK di Padang Antusias Belajar Profesi Pemadam Kebakaran
Puluhan Siswa TK di Padang Antusias Belajar Profesi Pemadam Kebakaran
Jari Karyawan Warung Kopi Terjepit Mesin Giling, Damkar Padang Lakukan Evakuasi
Jari Karyawan Warung Kopi Terjepit Mesin Giling, Damkar Padang Lakukan Evakuasi
kebakaran DLH Padang
Kebakaran DLH Padang: 23 Motor Hangus, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Satu Rumah Terbakar di Padang, Api Nyaris Merambat ke Bangunan Lain
Satu Rumah Terbakar di Padang, Api Nyaris Merambat ke Bangunan Lain
Kecelakaan Maut di Bungus, Warga Tewas Terjepit Mobil Box di Jalan Padang–Painan
Kecelakaan Maut di Bungus, Warga Tewas Terjepit Mobil Box di Jalan Padang–Painan