Sumbardaily.com – Klasemen sementara Pegadaian Championship atau Liga 2 2026/2027 menunjukkan persaingan ketat setelah lima pertandingan. Semen Padang FC masih menempati peringkat kelima Grup A dengan koleksi enam poin. Sementara itu, PSPS Pekanbaru dan Persikad Depok bersaing di posisi teratas dengan sama-sama mengumpulkan 12 poin.
Di Grup B, Deltras memimpin klasemen dengan 13 poin, diikuti Persela yang mengoleksi 12 poin. Persaingan di kedua grup masih berlangsung ketat, dengan sejumlah tim berusaha memperbaiki posisi setelah menjalani lima pertandingan.
Semen Padang FC Kumpulkan 6 Poin
Semen Padang FC telah memainkan lima pertandingan di Grup A. Kabau Sirah mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Dari lima laga tersebut, Semen Padang mencetak lima gol dan kebobolan empat gol, sehingga memiliki selisih gol positif satu.
Perolehan enam poin menempatkan Semen Padang di posisi kelima. Jumlah poin tersebut sama dengan PSGC Ciamis dan Sumsel United yang masing-masing berada di peringkat keenam dan ketujuh.
PSPS Pekanbaru memimpin Grup A dengan 12 poin dari empat kemenangan dan satu kekalahan. Mereka mencetak delapan gol dan kebobolan lima gol, dengan selisih gol plus tiga.
Persikad Depok juga mengumpulkan 12 poin melalui empat kemenangan dan satu kekalahan. Namun, mereka berada di posisi kedua karena memiliki selisih gol nol, setelah mencetak dan kebobolan masing-masing delapan gol.
PSMS menempati peringkat ketiga dengan 10 poin, hasil dari tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. PSMS memiliki catatan 14 gol memasukkan dan empat gol kemasukan, sehingga selisih golnya mencapai plus 10.
PSIS berada di posisi keempat dengan sembilan poin. Tim tersebut membukukan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan delapan gol memasukkan serta lima gol kemasukan.
Di bawah Semen Padang, PSGC Ciamis berada di urutan keenam dengan enam poin. Mereka mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan, dengan selisih gol minus empat.
Sumsel United menempati posisi ketujuh dengan enam poin, hasil dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Sumsel United telah mencetak 10 gol dan kebobolan delapan gol.
FC Bekasi City berada di peringkat kedelapan dengan empat poin, disusul Persiraja di posisi kesembilan dengan dua poin. Persiku menempati posisi terbawah Grup A dengan minus satu poin setelah mencatat satu hasil imbang dan empat kekalahan. Persiku telah mencetak tiga gol dan kebobolan 17 gol.
Deltras Pimpin Klasemen Grup B
Persaingan di Grup B dipimpin Deltras yang mengumpulkan 13 poin dari lima pertandingan. Deltras mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang tanpa kekalahan, dengan 13 gol memasukkan dan empat gol kemasukan.
Persela membayangi di peringkat kedua dengan 12 poin. Persela juga belum terkalahkan setelah meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka telah mencetak 11 gol dan hanya kebobolan satu gol, sehingga memiliki selisih gol plus 10.
Kendal Tornado berada di urutan ketiga dengan 10 poin dari tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Tim tersebut mencatat 11 gol memasukkan dan dua gol kemasukan.
RANS Nusantara menempati peringkat keempat dengan 10 poin. RANS meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, dengan catatan 15 gol memasukkan dan sembilan gol kemasukan.
Barito Putera berada di posisi kelima dengan tujuh poin, hasil dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Barito telah mencetak sembilan gol dan kebobolan delapan gol.
Persis menempati peringkat keenam dengan lima poin setelah meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Persis mencetak delapan gol dan kebobolan lima gol.
Dejan juga mengoleksi lima poin, tetapi berada di posisi ketujuh dengan selisih gol minus dua. Dejan mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan, dengan lima gol memasukkan dan tujuh gol kemasukan.
Persipura menempati urutan kedelapan dengan empat poin dari satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Mereka mencetak tujuh gol dan kebobolan delapan gol.
Di dua posisi terbawah, Persiba Balikpapan dan PSBS Biak sama-sama belum meraih poin dari lima pertandingan. Keduanya mencatat lima kekalahan beruntun dan masing-masing memiliki minus empat poin.
Persiba Balikpapan mencetak dua gol dan kebobolan sembilan gol, sedangkan PSBS Biak baru mencetak satu gol dan telah kebobolan 29 gol. Catatan tersebut membuat PSBS memiliki selisih gol minus 28. (*)
















