30 Wisatawan Sempat Terjebak di Langkuik Tinggi Agam, Sungai Meluap usai Hujan Deras

Sumbardaily.com - Sebanyak 30 wisatawan dilaporkan terjebak di kawasan objek wisata Langkuik Tinggi, Jorong Nyiur, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu (10/10/2026). Mereka tidak bisa melintas akibat tingginya aliran sungai setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Wisatawan tersebut berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Pekanbaru dan Jambi.

Petugas gabungan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan terhadap puluhan orang yang terjebak di kawasan wisata tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Abdul Gafur mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.05 WIB.

Namun, informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima petugas pada pukul 19.37 WIB dari salah seorang wisatawan bernama Ina.

"Hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan aliran sungai di kawasan Langkuik Tinggi meningkat. Kondisi tersebut membuat 30 wisatawan terjebak dan membutuhkan penanganan petugas," katanya.

BPBD Kabupaten Agam kemudian melakukan asesmen serta pendataan terhadap para wisatawan.

Petugas juga bergerak menuju lokasi bersama personel Satuan Brimob dari Kota Padang Panjang, Koramil IV Koto, Polsek IV Koto, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, serta masyarakat setempat.

Upaya penanganan dilakukan untuk memastikan kondisi para wisatawan yang terjebak sekaligus memantau situasi di kawasan objek wisata tersebut.

Dalam laporan kondisi terkini yang disampaikan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Agam, pada pukul 21.30 WIB, seluruh wisatawan yang terjebak telah berada di pos masuk objek wisata Langkuik Tinggi.

Adapun 30 wisatawan yang tercatat dalam laporan BPBD Kabupaten Agam yakni Ragib Meriansyah Adrinata, Assajil Wishfah, Cici, Uti, Ipad, Resti, Aldin, Ina, Yasmin, Muhammad Irfan Syah, Rara Anggraini, Tata Putri, Yasmim, Afifah, Marsa, Dira, Fauzia, Mifta, Reva, Dila, Najmah, Senia, Yanti, Rifa, Asyifa, Amad Aji, Jesica, Rifal, Walfin dan Putra.

"Hujan dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko bagi pengunjung, terutama di lokasi yang aktivitas wisatanya berkaitan langsung dengan aliran sungai," katanya.

Pengunjung, katanya, perlu memperhatikan kondisi cuaca dan situasi aliran sungai sebelum beraktivitas di kawasan wisata alam.

"Ketika hujan turun dan debit sungai meningkat, akses yang sebelumnya dapat dilalui berpotensi menjadi berbahaya," ujar Gafur.

Saat ini, wisatawan yang terjebak banjir Air Terjun Langkuik Tinggi yang berjumlah sebanyak 30 orang sudah kembali ke Pos Masuk dalam keadaan selamat.

"Jam 21.30 WIB sudah sampai Pos Masuk. Alhamdulillah masih bisa evakuasi mandiri sebelum Tim SAR datang karena air berangsur surut," tuturnya. (*)

Baca Juga

Petugas memantau dampak hujan deras yang memicu luapan Sungai Batang Tumayo dan longsor di Kabupaten Agam.
Sungai Batang Tumayo Agam Meluap, Rumah Warga Dilaporkan Terendam
Alat berat membersihkan material longsor yang menutup akses jalan di wilayah Kabupaten Agam.
Hujan Deras Picu Longsor di Labuah Sampik dan Kelok 8 Agam
Jalan provinsi di Jorong Sungai Taleh Agam amblas akibat tanah longsor setelah hujan deras.
Hujan Deras Picu Jalan Amblas di Agam, Akses Jalan Provinsi Putus Total
Pemkab Agam Keluarkan Imbauan Cegah Karhutla, Pembukaan Lahan dengan Membakar Dilarang
Pemkab Agam Keluarkan Imbauan Cegah Karhutla, Pembukaan Lahan dengan Membakar Dilarang
Tebing Batang Tiku Runtuh di Tiga Titik, Jalan Kabupaten di Agam Terancam
Tebing Batang Tiku Runtuh di Tiga Titik, Jalan Kabupaten di Agam Terancam
Banjir Rendam 70 Rumah di Sungai Batang Agam, Ratusan Warga Tanjung Raya Mengungsi
Banjir Rendam 70 Rumah di Sungai Batang Agam, Ratusan Warga Tanjung Raya Mengungsi