Pilwana Pasaman Barat: Warga Boleh Beda Pilihan, Tapi Jangan Putus Silaturahmi

Pilwana Pasaman Barat: Warga Boleh Beda Pilihan, Tapi Jangan Putus Silaturahmi

Bupati Pasaman Barat Yulianto saat melakukan monitoring pelaksanaan Pilwana di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pasaman, Senin (5/10/2026). (Foto: Pemkab Pasbar)

Sumbardaily.com - Perbedaan pilihan dalam Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Pasaman Barat (Pasbar) diharapkan tidak membuat hubungan antarwarga menjadi renggang. Masyarakat tetap diminta menjaga persatuan dan silaturahmi meski pilihan terhadap calon wali nagari berbeda.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Pasaman Barat Yulianto saat melakukan monitoring pelaksanaan Pilwana di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Pasaman, Senin (5/10/2026).

Yulianto hadir bersama Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah (Sekda) Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini, Ketua DWP Pasbar Ny. Erisa Doddy San Ismail serta para kepala OPD.

Menurut Yulianto, perbedaan pilihan merupakan bagian yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menghilangkan hubungan kekeluargaan yang sudah terjalin di tengah masyarakat.

"Perbedaan pilihan merupakan hal biasa dalam demokrasi. Namun, persatuan dan silaturahmi harus tetap dijaga. Harapan kita, Pilwana badunsanak ini berjalan dengan baik hingga akhir," katanya.

Konsep Pilwana badunsanak tersebut menjadi pesan penting yang disampaikan Yulianto selama pelaksanaan pemilihan. Masyarakat tetap memiliki kebebasan menentukan pilihannya, tetapi suasana kekeluargaan di tengah nagari diharapkan tidak terganggu akibat perbedaan dukungan.

Selain mengingatkan soal persatuan, Yulianto juga meminta masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk menyempatkan diri datang ke TPS. Partisipasi warga dinilai penting karena suara yang diberikan akan menentukan sosok yang nantinya menjadi wali nagari.

"Kepada masyarakat, mari luangkan waktu untuk memberikan hak suara. Siapa pun yang terpilih nantinya, itulah yang akan menjadi wali nagari," ujar Yulianto.

Yulianto sendiri turut menggunakan hak pilihnya dalam Pilwana. Bersama rombongan, dia memberikan suara di TPS 06 Nagari Lingkuang Aua Baru yang berada di Gedung Pemerintah Daerah (Pemda).

Setelah menggunakan hak pilih, rombongan melakukan monitoring ke sejumlah TPS. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan lancar.

Salah satu TPS yang ditinjau yakni TPS 06 Nagari Lingkuang Aua Baru. TPS tersebut memiliki 617 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Monitoring kemudian dilakukan di TPS 05 Nagari Lingkuang Aua Jambak dengan jumlah 781 pemilih dalam DPT. Rombongan juga meninjau TPS 01 Lingkuang Aua Bandarejo yang memiliki 561 pemilih dalam DPT.

Selain tiga lokasi tersebut, Yulianto bersama rombongan turut memantau pelaksanaan pemungutan suara di TPS 01 Nagari Aia Gadang.

Dalam kesempatan itu, Yulianto memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah menjalankan tahapan Pilwana. Apresiasi juga disampaikan kepada niniak mamak, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan pemilihan.

Menurutnya, dukungan berbagai unsur masyarakat dibutuhkan agar pelaksanaan Pilwana dapat berlangsung dengan baik. Tidak hanya proses pemungutan suara yang harus berjalan aman dan tertib, suasana setelah pemilihan juga perlu mendapat perhatian.

Sebab, siapa pun yang terpilih nantinya akan menjadi wali nagari dan menjalankan pemerintahan serta pembangunan di tingkat nagari.

Karena itu, perbedaan pilihan di TPS diharapkan hanya menjadi bagian dari proses demokrasi. Setelah hasil pemilihan ditetapkan, masyarakat diharapkan kembali menjaga hubungan kekeluargaan dan silaturahmi.

Dengan semangat Pilwana badunsanak, Yulianto berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan dengan baik sampai selesai tanpa mengganggu persatuan masyarakat di masing-masing nagari. (*)

Baca Juga

Porprov XVI Sumbar: Venue Arung Jeram Pasaman Barat Dinilai Punya Potensi Wisata
Porprov XVI Sumbar: Venue Arung Jeram Pasaman Barat Dinilai Punya Potensi Wisata
Pilwana E-Voting Gunung Tuleh Digelar, Bupati Pasaman Barat Tekankan Prinsip Badunsanak
Pilwana E-Voting Gunung Tuleh Digelar, Bupati Pasaman Barat Tekankan Prinsip Badunsanak
Porprov Sumbar 2026 Dimulai, 560 Kontingen Pasaman Barat Bawa Misi Prestasi
Porprov Sumbar 2026 Dimulai, 560 Kontingen Pasaman Barat Bawa Misi Prestasi
53 Keluarga Terdampak Bencana di Pasaman Barat Dapat Bantuan Usaha Rp159 Juta
53 Keluarga Terdampak Bencana di Pasaman Barat Dapat Bantuan Usaha Rp159 Juta
Pasaman Barat Dapat Rp128 Miliar, Satgas Dorong Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
Pasaman Barat Dapat Rp128 Miliar, Satgas Dorong Percepatan Rehabilitasi Pascabencana
Pilwana Elektronik Pasaman Barat Dipantau Wabup, Penyelenggara Diminta Tuntaskan Proses
Pilwana Elektronik Pasaman Barat Dipantau Wabup, Penyelenggara Diminta Tuntaskan Proses