Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyiapkan 564 orang untuk memperkuat keikutsertaan daerah itu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Selain mengirim kontingen, Pasaman Barat juga mendapat tanggung jawab sebagai tuan rumah untuk pertandingan dua cabang olahraga, yakni arung jeram dan grasstrack.
Kesiapan menghadapi ajang olahraga tingkat Sumatera Barat tersebut dibahas melalui rapat teknis yang melibatkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta pengurus cabang olahraga (pengcabor).
Rapat berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (25/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari pematangan persiapan menjelang pelaksanaan Porprov XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026.
Kepala Dispora Pasaman Barat Afkar mengatakan, jumlah peserta yang disiapkan daerah tersebut terdiri atas kontingen utama dan atlet mandiri. Kontingen utama berjumlah 401 atlet, ditambah 46 pelatih, 40 official, dan tiga asisten pelatih.
Selain komposisi tersebut, terdapat 74 atlet mandiri yang juga akan berpartisipasi dalam Porprov XVI Sumbar 2026.
"Kontingen utama terdiri atas 401 atlet, 46 pelatih, 40 official, dan tiga asisten pelatih. Selain itu, ada 74 atlet mandiri yang juga mengikuti Porprov. Dengan komposisi tersebut, jumlah yang tercatat dalam keseluruhan keikutsertaan Porprov mencapai 564 orang," ujarnya dikutip resmi Pemkab Pasaman Barat Senin (28/9/2026).
Afkar menjelaskan, rapat teknis tidak hanya membahas jumlah personel yang akan diberangkatkan. Pemerintah daerah bersama KONI dan pengcabor juga memeriksa berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan atlet, pelatih, official, hingga aspek pendukung selama pertandingan berlangsung.
Koordinasi antarpihak dinilai diperlukan agar persiapan kontingen dapat diselesaikan sebelum kompetisi dimulai. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, setiap unsur yang terlibat terus melakukan pematangan agar kebutuhan selama Porprov dapat dipersiapkan.
Di sisi lain, Pasaman Barat memiliki tugas tambahan karena dipercaya menjadi lokasi pertandingan dua cabang olahraga. Dua cabang olahraga tersebut adalah arung jeram dan grasstrack.
Salah satu kawasan yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan kedua cabang olahraga itu berada di kawasan Peridon Siap Maju.
Menurut Afkar, kesiapan venue menjadi salah satu bagian penting yang harus diperhatikan karena arung jeram dan grasstrack memiliki karakter arena serta kebutuhan teknis yang berbeda. Karena itu, kondisi lokasi, lintasan, dan fasilitas penunjang terus dipastikan agar dapat digunakan selama pertandingan.
"Kesiapan venue menjadi perhatian penting karena kedua cabang olahraga memiliki kebutuhan teknis dan karakter arena yang berbeda. Pemerintah daerah bersama KONI dan pengcabor terus memastikan kondisi lokasi, lintasan, serta fasilitas pendukung dapat menunjang pertandingan yang aman, tertib, dan lancar," jelas Afkar.
Penyelenggaraan Porprov bagi Pasaman Barat tidak hanya berkaitan dengan keikutsertaan atlet dalam kompetisi. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan sekaligus menguji kemampuan atlet dalam persaingan antardaerah di Sumatera Barat.
Pada saat yang sama, status sebagai tuan rumah membuat Pasaman Barat memiliki tanggung jawab untuk memastikan pertandingan arung jeram dan grasstrack dapat berlangsung sesuai dengan kesiapan venue dan fasilitas yang telah disiapkan.
"Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, pemerintah daerah, KONI, pengcabor, pelatih, official, dan seluruh unsur pendukung terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kesiapan kontingen sekaligus mendukung kelancaran pertandingan yang berlangsung di wilayah Pasaman Barat," tutupnya.
Porprov XVI Sumbar 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 2-14 Oktober 2026. Pembukaan ajang tersebut akan digelar di Kota Solok.
Setelah pembukaan, pertandingan Porprov XVI Sumbar akan berlangsung di 12 kabupaten/kota yang telah ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan. Pasaman Barat menjadi salah satu daerah yang tidak hanya mengirimkan atlet dan tim pendukung, tetapi juga menjadi lokasi pertandingan untuk dua cabang olahraga, yakni arung jeram dan grasstrack. (*)
















