Tampil Apik Lawan PSIS, Ikram Algiffari Dapat Pesan Penting dari Nil Maizar

Sumbardaily.com – Kiper muda Semen Padang FC, Ikram Algiffari, tampil apik saat menghadapi PSIS Semarang pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027. Sejumlah penyelamatan krusial yang dilakukannya membantu Kabau Sirah mempertahankan keunggulan hingga menjelang akhir laga, meski pertandingan di Stadion Patriot Candra Bhaga, Bekasi, Minggu (20/9/2026) malam lalu, akhirnya berkesudahan 1-1.

Penampilan Ikram menjadi salah satu sorotan dalam pertandingan tersebut. Penjaga gawang muda Semen Padang FC itu mampu menunjukkan kontribusi penting di bawah mistar gawang melalui sejumlah penyelamatan krusial sepanjang laga.

Meski tampil apik, Ikram memilih tidak menempatkan performa individunya sebagai hal utama. Ia menilai permainan yang diperlihatkan Semen Padang FC merupakan hasil kerja sama seluruh pemain yang tampil kompak dan berusaha maksimal menghadapi PSIS.

"Kalau permainan, semua sudah menampilkan yang bagus, secara tim juga sudah kompak. Ya, mungkin soal rezeki lagi. Dan semoga pertandingan berikutnya kita bisa mendapatkan tiga poin," ujar Ikram, dikutip Rabu (23/9/2026).

Semen Padang FC sebenarnya memiliki peluang untuk mengakhiri laga dengan kemenangan. Kabau Sirah mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui Igor Cukovic pada menit ke-9.

Gol tersebut tercipta setelah Igor memanfaatkan umpan Stefano Lilipaly. Keunggulan cepat itu membuat Semen Padang FC berada di depan PSIS sejak awal pertandingan.

Dalam perjalanan laga, Ikram turut berperan menjaga keunggulan tersebut. Sejumlah penyelamatan penting dilakukan kiper muda itu untuk membantu Semen Padang FC mempertahankan keunggulan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Namun, keunggulan Kabau Sirah akhirnya sirna pada menit ke-90. Pemain veteran PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto, berhasil mencetak gol penyeimbang sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Hasil tersebut membuat Semen Padang FC harus puas berbagi satu poin dengan PSIS. Meski gagal mengamankan kemenangan, penampilan Ikram tetap mendapatkan apresiasi dari pelatih kepala Nil Maizar.

Nil Maizar menilai Ikram yang masih berusia muda telah menunjukkan performa cukup bagus dalam pertandingan tersebut. Ia juga menyinggung usia Ikram yang disebutnya merupakan pemain kelahiran 2006.

"Ikram anak muda, masih muda kelahiran 2006 ya kalau tidak salah. Dan dia performanya cukup bagus. Pesan saya cuma satu, dia tetap membumi saja. Karena kalau dia membumi, dua hingga tiga tahun ke depan, dia akan diminta jadi kiper timnas," tutur Nil Maizar.

Pesan Nil Maizar tersebut disampaikan setelah melihat performa Ikram di bawah mistar gawang Semen Padang FC. Selain memberikan apresiasi, Nil menekankan pentingnya bagi sang pemain untuk tetap membumi meski telah menunjukkan penampilan yang bagus.

Ikram sendiri menunjukkan sikap serupa setelah pertandingan. Ia tidak mengedepankan kontribusi pribadi, melainkan menyoroti kekompakan seluruh pemain Semen Padang FC.

Menurut Ikram, para pemain telah memberikan penampilan yang bagus dan berjuang maksimal sepanjang pertandingan. Hasil akhir yang hanya menghasilkan satu poin disebutnya sebagai bagian dari pertandingan.

Karena itu, Ikram berharap Semen Padang FC dapat memperbaiki hasil pada pertandingan berikutnya. Target untuk mendapatkan tiga poin menjadi harapan setelah Kabau Sirah harus menerima hasil imbang melawan PSIS.

Di sisi lain, hasil 1-1 tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Semen Padang FC. Keunggulan yang mampu dipertahankan hingga menit-menit akhir harus terlepas setelah PSIS mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90.

Fokus dan konsentrasi di penghujung pertandingan menjadi hal yang perlu dibenahi skuad Kabau Sirah untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Terlebih, tim sebelumnya sudah memiliki keunggulan sejak menit ke-9 melalui gol Igor Cukovic.

Bagi Ikram Algiffari, pertandingan melawan PSIS menjadi kesempatan untuk menunjukkan performanya sebagai penjaga gawang muda Semen Padang FC. Penampilan apik dan sejumlah penyelamatan krusial yang dibuatnya mendapat apresiasi dari Nil Maizar.

Namun, di tengah pujian tersebut, Nil Maizar memberikan pesan agar Ikram tidak cepat berpuas diri. Sang pelatih meminta kiper kelahiran 2006 itu tetap membumi sembari terus menjalani proses perkembangannya.

Dengan hasil imbang tersebut, Semen Padang FC selanjutnya memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi hingga menit terakhir. Sementara bagi Ikram, penampilan melawan PSIS menjadi catatan positif sekaligus pengingat untuk tetap menjaga sikap seperti pesan yang disampaikan Nil Maizar. (*)

Baca Juga

Semen Padang FC Evaluasi Usai Imbang Lawan PSIS, Nil Maizar Soroti Fokus
Semen Padang FC Evaluasi Usai Imbang Lawan PSIS, Nil Maizar Soroti Fokus
Semen Padang FC Ditahan PSIS 1-1, Nil Maizar: Hasil Ini Seperti Kalah
Semen Padang FC Ditahan PSIS 1-1, Nil Maizar: Hasil Ini Seperti Kalah
Semen Padang FC vs PSIS Semarang, Nil Maizar: Kalau Mereka 100 Persen, Kita 200 Persen
Semen Padang FC vs PSIS Semarang, Nil Maizar: Kalau Mereka 100 Persen, Kita 200 Persen
PSIS Siapkan Strategi Bongkar Pertahanan Semen Padang FC di Pekan Kedua Championship
PSIS Siapkan Strategi Bongkar Pertahanan Semen Padang FC di Pekan Kedua Championship
Jelang Lawan Semen Padang FC, PSIS Resmi Datangkan Gelandang Rifky Dwi Septiawan
Jelang Lawan Semen Padang FC, PSIS Resmi Datangkan Gelandang Rifky Dwi Septiawan
Braditi Moulevey Tegaskan Target Semen Padang FC saat Hadapi PSIS, tak Ada Alasan Ulangi Kesalahan
Braditi Moulevey Tegaskan Target Semen Padang FC saat Hadapi PSIS, tak Ada Alasan Ulangi Kesalahan