Sumbardaily.com - Seorang pengendara motor ditusuk sopir angkutan kota (angkot) setelah keduanya terlibat adu mulut. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Simpang Alai, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa (15/9/2026) siang.
Korban diketahui bernama Ikhwannul Islam (32), warga Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk pada bagian telapak tangan sebelah kiri setelah diserang menggunakan senjata tajam jenis kerambit.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto membenarkan adanya peristiwa penusukan yang melibatkan seorang sopir angkot dengan pengendara sepeda motor tersebut.
Menurut Wadhi, kejadian bermula ketika korban yang sedang mengendarai sepeda motor hendak memotong laju angkot. Situasi di jalan kemudian berubah menjadi pertengkaran setelah terjadi selisih paham antara korban dan pengemudi angkot.
"Benar, kejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor hendak memotong laju angkot. Di saat itulah terjadi selisih paham yang berujung adu mulut antara korban dan pelaku," katanya.
Wadhi mengatakan, perselisihan tersebut kemudian meningkat. Sopir angkot yang diduga terbawa emosi mengambil senjata tajam jenis kerambit dari dalam kendaraannya. Senjata itu kemudian digunakan untuk menyerang korban.
"Serangan tersebut mengenai telapak tangan kiri Ikhwannul Islam. Setelah melakukan penusukan, pelaku tidak menunggu lama dan langsung meninggalkan lokasi menggunakan angkot yang dikendarainya," katanya.
Belakangan diketahui, kendaraan tersebut merupakan angkot jurusan Siteba dengan nomor polisi (nopol) BA 1929 BU. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan kendaraan tersebut, sementara korban yang terluka meminta pertolongan warga di sekitar lokasi kejadian.
"Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Alai untuk memperoleh pertolongan pertama. Karena membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RS Ibnu Sina," ujar Wadhi.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Personel Piket SPKT Polresta Padang di bawah pimpinan Pamapta II, Ipda Teguh Perdana Putra bersama Unit Tipidter Satreskrim langsung mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi melakukan sejumlah langkah penyelidikan awal. Petugas mendatangi dan mengamankan area TKP, mengumpulkan bahan keterangan atau pulbaket, serta mencari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Polisi juga telah mengantongi identitas pelaku. Hingga saat ini, aparat Polresta Padang masih melakukan pengejaran terhadap sopir angkot tersebut. (*)
















