Dua Pemancing Jatuh ke Laut di Bukit Lampu Padang, Dievakuasi ke Ditpolairud Polda Sumbar

Tim SAR mengevakuasi pemancing yang terjatuh ke laut di kawasan Bukit Lampu Padang.

Tim SAR melakukan proses evakuasi terhadap pemancing yang terjatuh ke laut setelah dihantam ombak di kawasan Bukit Lampu, Kota Padang pada Minggu (13/9/2026) pagi. (Dok. Basarnas)

Sumbardaily.com - Dua pemancing yang sedang berada di pinggir batu di bawah VTS Bukit Lampu, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) tiba-tiba dihantam ombak besar hingga keduanya dilaporkan terjatuh ke laut pada Minggu (13/9/2026) pagi.

Salah satu pemancing mengalami luka setelah berupaya menyelamatkan diri dengan berenang ke tepian, sementara pemancing lainnya sempat bertahan dengan berpegangan pada kayu yang mengapung sebelum akhirnya mendapat pertolongan dari kapal payang nelayan.

Kepala Kantor SAR Padang sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) Padang, Abdul Malik, melaporkan informasi kejadian pertama kali diterima pihaknya dari Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Orlando pada pukul 08.24 WIB.

Laporan awal yang diterima petugas menyebutkan adanya satu orang yang terjatuh di tepi tebing ketika memancing di kawasan Bukit Lampu. Namun, berdasarkan kronologi awal yang diperoleh kemudian, terdapat dua pemancing yang berada di lokasi saat gelombang besar menghantam kawasan tersebut.

"Kedua pemancing diketahui sedang memancing di pinggir batu di bawah VTS Bukit Lampu. Secara tiba-tiba, ombak besar datang dan menghantam keduanya hingga terjatuh ke laut," kata Malik.

Salah seorang korban, katanya, berusaha berenang menuju tepian. Upaya tersebut berhasil dan korban dapat naik kembali ke atas batu.

"Namun, korban mengalami luka terbuka pada tumit kaki kanan dan diduga mengalami patah tulang pada bagian bawah lutut kanan," ujarnya.

Sementara itu, pemancing kedua bertahan dengan berpegangan pada sebuah kayu yang mengapung di laut. Korban kemudian diselamatkan oleh kapal payang nelayan dan dibawa bersama Bg Bruno menuju Sungai Beremas.

Dua korban dalam peristiwa tersebut diketahui bernama Asriadi (46), warga Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, dan Yatman Pitor (sekitar 39), warga Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Setelah menerima informasi kejadian, Kantor SAR langsung menyiapkan personel untuk menuju lokasi. Tim Rescue berangkat pada pukul 08.45 WIB dengan kekuatan tujuh personel.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR membawa sejumlah peralatan untuk mendukung proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi.

Peralatan yang digunakan antara lain Rescue Car, peralatan SAR mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, drone thermal, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Proses penanganan di lapangan tidak sepenuhnya mudah. Tim SAR harus menghadapi kondisi medan yang terjal di sekitar lokasi kejadian. Faktor medan tersebut menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan operasi.

"Pada saat kejadian dan pelaksanaan operasi SAR, kondisi cuaca dilaporkan berawan," tutur Abdul Malik.

Dalam perkembangan terakhir, korban berhasil dievakuasi. Korban kemudian dibawa menuju Dermaga Ditpolairud Polda Sumbar atas permintaan keluarga. (*)

Baca Juga

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan mobil dan truk masuk jurang di Kelok S Sitinjau Lauik, Padang.
Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik, Mobil Pikap Hantam Truk dan Masuk Jurang
Tim SAR Mentawai melakukan operasi pertolongan terhadap KMP Gambolo yang mengalami gangguan propeler di Perairan Selat Mentawai.
KMP Gambolo Alami Gangguan Kemudi di Tengah Laut, Tim SAR Mentawai Turunkan Penyelam
Tujuh Wartawan Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terkini
Tujuh Wartawan Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terkini
Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat yang ditemukan warga di wilayah Sungai Bangek, Kota Padang.
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Sungai Bangek Padang, Dibawa ke RS Bhayangkara
Tim SAR gabungan menemukan Zahra, bocah 10 tahun yang terseret arus Sungai Batang Nareh, Padang Pariaman, dalam kondisi meninggal dunia.
Zahra Ditemukan Setelah Enam Jam Pencarian, Dua Bocah Meninggal di Sungai Batang Nareh Padang Pariaman
Tiga Anak Terseret Arus Saat Mandi-mandi di Padang Pariaman, Satu Meninggal dan Satu Lainnya Dicari
Tiga Anak Terseret Arus Saat Mandi-mandi di Padang Pariaman, Satu Meninggal dan Satu Lainnya Dicari