Jembatan Perintis Batang Mangoi Kembali Buka Akses Warga Padang Pariaman Pascabanjir Bandang

Sumbardaily.com – Harapan baru tumbuh di tengah warga Nagari Batu Kalang Utara, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, setelah akses mobilitas yang sebelumnya terputus total akibat bencana banjir bandang kembali terhubung. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda Batang Mangoi menjadi penanda pulihnya jalur aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Jembatan yang dibangun melalui gotong royong prajurit TNI AD bersama masyarakat itu kini memberikan kemudahan bagi warga untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Sebelumnya, bencana galodo membuat akses mobilitas masyarakat di kawasan tersebut lumpuh total.

Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada bersama jajaran Asisten Kasdam XX/TIB meninjau langsung kondisi Jembatan Perintis Garuda Batang Mangoi pada Jumat (28/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, ia melihat langsung jembatan yang memiliki bentang 40 meter dan 75 meter dengan lebar 1,2 meter. Infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan akses masyarakat setelah wilayah itu terdampak bencana.

Arief Gajah Mada mengatakan pembangunan kembali akses tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pemulihan fisik infrastruktur. Menurutnya, keberadaan jembatan harus memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

"Aktivitas masyarakat akan jauh lebih terbantu, terutama dalam mendorong roda perekonomian lokal. Yang tidak kalah penting, anak-anak kini memiliki akses yang lebih aman dan cepat untuk pergi ke sekolah," ujarnya di hadapan awak media.

Kehadiran Jembatan Perintis Batang Mangoi pun membawa perubahan bagi masyarakat Nagari Batu Kalang Utara. Akses yang sebelumnya menjadi persoalan setelah bencana kini kembali tersedia sehingga warga dapat beraktivitas dengan lebih mudah.

Salah seorang warga Nagari Batu Kalang, Maryani, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Ia bahkan tak kuasa menahan haru ketika menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.

“Terima kasih banyak. Kami sangat bersyukur jembatan ini akhirnya berdiri. Sekarang kami bisa kembali beraktivitas dengan mudah tanpa rasa takut. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tutur Maryani dengan penuh haru.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Batang Mangoi merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak bencana.

Hingga saat ini, sebanyak 98 jembatan telah berhasil diselesaikan pembangunannya di berbagai wilayah terdampak. Selain itu, masih terdapat satu jembatan lainnya yang proses pembangunannya belum rampung dan masih berada dalam tahap penyelesaian.

Upaya pemulihan yang dilakukan TNI AD tidak hanya menyasar akses transportasi masyarakat. Pada kesempatan yang sama, TNI AD juga meresmikan program unggulan penyediaan air bersih berupa pembangunan sumur bor di Nagari Balah Hilia, Kecamatan Lubuk Alung.

Pembangunan sumur bor tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap ketersediaan air bersih setelah bencana. Dengan demikian, pemulihan yang dilakukan tidak hanya menyentuh persoalan aksesibilitas, tetapi juga kebutuhan dasar warga.

Rangkaian pembangunan tersebut menunjukkan upaya TNI AD dalam mempercepat pemulihan wilayah yang terdampak bencana melalui pembangunan infrastruktur dan penyediaan kebutuhan dasar masyarakat.

Di Nagari Batu Kalang Utara, keberadaan Jembatan Perintis Batang Mangoi menjadi salah satu bukti nyata pemulihan akses warga. Jembatan tersebut membuka kembali jalur mobilitas yang sebelumnya terputus sekaligus memberikan akses yang lebih mudah bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.

Melalui gotong royong bersama masyarakat, TNI AD terus mengambil bagian dalam proses pemulihan daerah terdampak bencana di Sumbar. Pembangunan 98 jembatan yang telah rampung, ditambah satu jembatan yang masih dikerjakan, menjadi bagian dari komitmen tersebut.

Selain pembangunan jembatan, penyediaan sumur bor di Nagari Balah Hilia juga memperlihatkan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.

Sinergi pemulihan infrastruktur dan penyediaan air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat kembalinya aktivitas masyarakat. Kehadiran TNI AD di tengah warga diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa pemulihan setelah bencana sekaligus mengembalikan akses terhadap berbagai kebutuhan penting.

Bagi warga Nagari Batu Kalang Utara, Jembatan Perintis Garuda Batang Mangoi bukan sekadar bangunan penghubung. Infrastruktur tersebut menjadi akses penting yang memungkinkan aktivitas masyarakat kembali berjalan setelah sempat lumpuh akibat banjir bandang. (*)

Baca Juga

Petugas menyalurkan air bersih menggunakan armada tangki kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Padang.
Pasokan Belum Normal, BPBD dan Damkar Padang Terus Salurkan Air Bersih ke Warga
73 Wali Nagari Dilantik di Padang Pariaman, Dua Perempuan Catat Sejarah Baru
73 Wali Nagari Dilantik di Padang Pariaman, Dua Perempuan Catat Sejarah Baru
Saat Bungo Lado, Jamba dan Lamang Bertemu di Puncak Mauluik Gadang 2026 Padang Pariaman
Saat Bungo Lado, Jamba dan Lamang Bertemu di Puncak Mauluik Gadang 2026 Padang Pariaman
Asap Bara dan Aroma Santan Warnai Malamang di Mauluik Gadang Padang Pariaman
Asap Bara dan Aroma Santan Warnai Malamang di Mauluik Gadang Padang Pariaman
Lima Kampung Nelayan Merah Putih di Padang Pariaman Mulai Dibangun September
Lima Kampung Nelayan Merah Putih di Padang Pariaman Mulai Dibangun September
Mauluik Gadang Padang Pariaman Dimulai, Lomba Kasidah Jadi Pembuka Rangkaian Acara
Mauluik Gadang Padang Pariaman Dimulai, Lomba Kasidah Jadi Pembuka Rangkaian Acara