Sumbardaily.com - Kantor Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), akhirnya resmi digunakan setelah pembangunan fasilitas pemerintahan tersebut rampung. Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Doddy San Ismail meresmikan pemakaian kantor tersebut, Jumat (28/8/2026).
Peresmian Kantor Nagari Lingkuang Aua Baru menjadi salah satu catatan penting bagi pemerintahan nagari setempat. Sebab, pembangunan fasilitas tersebut tidak hanya melibatkan pemerintah nagari, tetapi juga Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, tokoh masyarakat, niniak mamak, serta masyarakat.
Kolaborasi berbagai unsur tersebut dilakukan untuk menghadirkan fasilitas pelayanan pemerintahan yang lebih representatif bagi masyarakat. Kantor yang telah selesai dibangun itu kini dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pemerintahan sekaligus pelayanan publik di tingkat nagari.
Dalam peresmian tersebut, Yulianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Kantor Nagari Lingkuang Aua Baru. Apresiasi secara khusus diberikan kepada wali nagari, Bamus Nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, hingga masyarakat setempat.
Menurut Yulianto, proses pembangunan tersebut dapat menjadi contoh bagi nagari lain. Terlebih, pemerintah daerah saat ini menghadapi kondisi keterbatasan anggaran sehingga diperlukan kebersamaan dan upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pemerintahan.
"Semoga kebersamaan dalam pembangunan dan peresmian gedung yang bagus ini menjadi contoh bagi nagari lain. Di tengah kondisi anggaran yang minim, perangkat nagari bersama Bamus tetap berjuang menghadirkan kantor nagari yang definitif. Masih banyak nagari yang belum memiliki kantor wali nagari yang representatif," ujar Yulianto.
Selain menyoroti pembangunan fasilitas pemerintahan, Bupati Pasaman Barat tersebut juga menyampaikan pesan terkait pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di Lingkuang Aua Baru.
Yulianto mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan tahapan Pilwana dan memberikan dukungan kepada wali nagari yang nantinya terpilih. Dukungan masyarakat dinilai diperlukan agar pemerintahan nagari dapat menjalankan pelayanan publik secara lebih kuat serta mendorong percepatan pembangunan di tingkat nagari.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Wali Nagari Lingkuang Aua Baru Adlis Muchtiar menjelaskan berbagai administrasi yang berkaitan dengan pembangunan dan pemakaian gedung telah diselesaikan.
Administrasi tersebut mencakup hibah tanah yang menjadi lokasi pembangunan, sertifikat, musyawarah nagari (Musna) mengenai pemakaian gedung, hingga penetapan nama gedung.
Adlis menyebut pembangunan Kantor Nagari Lingkuang Aua Baru menghabiskan anggaran Rp264 juta. Setelah seluruh proses pembangunan dan administrasi diselesaikan, gedung tersebut kini dapat ditempati untuk menjalankan aktivitas pemerintahan nagari.
"Alhamdulillah, kantor ini sudah bisa kita tempati. Mewakili masyarakat, kami juga bangga di tengah kesibukan beliau, Bapak Bupati dan Bapak Sekda berkenan hadir untuk meresmikan gedung ini," ungkap Adlis.
Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Pasbar Zulfi Agus, Kabid IKP Kominfo Yudhinal Reviola, serta sejumlah stakeholder terkait.
Kehadiran para pejabat dan stakeholder tersebut melengkapi rangkaian peresmian fasilitas pemerintahan yang dibangun melalui keterlibatan berbagai unsur di Nagari Lingkuang Aua Baru.
Sementara itu, Ketua Bamus Nagari Lingkuang Aua Baru Basrul Efendi yang mewakili masyarakat berharap pembangunan kantor tersebut tidak berhenti pada pemanfaatan gedung yang sudah tersedia. Ia berharap fasilitas tersebut masih dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan dan pelayanan masyarakat pada masa mendatang.
Harapan tersebut didukung oleh kondisi lahan yang tersedia di sekitar kantor. Menurut Basrul, lahan yang ada masih cukup luas sehingga berpeluang dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pemerintahan serta pelayanan masyarakat ke depan.
Dengan diresmikannya Kantor Nagari Lingkuang Aua Baru, fasilitas pemerintahan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perangkat nagari sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bupati Pasaman Barat Yulianto juga telah menekankan pentingnya kebersamaan dalam pembangunan, terutama ketika kemampuan anggaran pemerintah daerah masih terbatas. (*)















