Sumbardaily.com - Persatuan Sepakbola Pasaman Barat (PS Pasbar) U-13 dan U-15 mendapat dukungan pemerintah daerah untuk tampil di Liga Soeratin U-13 dan U-15 Zona Sumatera Barat 2026. Kontingen PS Pasbar dilepas Bupati Pasaman Barat Yulianto sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini di daerah tersebut.
Pelepasan PS Pasbar U-13 dan U-15 berlangsung di halaman kediaman Bupati Pasaman Barat, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Supriyono, Ketua KONI, Ketua PSSI, anggota DPRD, pelatih, ofisial, serta para pemain.
Dalam kesempatan tersebut, Yulianto meminta seluruh pemain memanfaatkan kompetisi sebagai kesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah mental. Para pemain diminta mengedepankan disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan sportivitas selama menjalani setiap pertandingan.
“Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama DPRD dan KONI tentu akan terus mendorong bagaimana prestasi olahraga, khususnya sepak bola, dapat semakin meningkat,” ujar Yulianto.
Menurut Yulianto, pembentukan atlet berprestasi tidak dapat dilakukan secara instan. Pembinaan perlu dilakukan sejak usia dini agar kemampuan dan potensi generasi muda dapat berkembang secara maksimal.
Karena itu, Liga Soeratin dinilai bukan sekadar pertandingan untuk menentukan pemenang. Kompetisi tersebut juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter pemain, penguatan mental bertanding, serta sarana untuk menemukan pemain muda yang memiliki potensi untuk dikembangkan ke jenjang berikutnya.
Yulianto menekankan kedisiplinan sebagai salah satu hal yang harus dijaga para pemain selama mengikuti kompetisi. Ia meminta para atlet menjalankan instruksi pelatih dan mempertahankan semangat, baik ketika menghadapi pertandingan maupun saat menjalani proses latihan.
“Tanpa disiplin, mustahil apa yang kita inginkan dapat menjadi sesuatu yang membanggakan. Karena itu, ikuti arahan pelatih dan tetap jaga semangat dalam setiap pertandingan,” katanya.
Selain mengejar hasil dalam Liga Soeratin 2026, Yulianto berharap pembinaan sepak bola Pasaman Barat dapat menghasilkan pemain yang mampu melangkah lebih jauh. Para pemain diharapkan tidak berhenti mengejar prestasi pada level kabupaten atau provinsi.
Menurutnya, kemampuan pemain harus terus ditingkatkan sehingga memiliki kesempatan untuk bersaing pada tingkat nasional. Bahkan, pembinaan yang konsisten diharapkan dapat membuka peluang bagi pemain asal Pasaman Barat untuk membawa nama Indonesia di kompetisi internasional.
“Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk meningkatkan kemampuan dan mental. Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga bangun karakter dan pengalaman sebagai atlet,” pesan Yulianto.
Dukungan terhadap PS Pasbar juga disampaikan Ketua PSSI Pasaman Barat Erianto. Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada PS Pasbar untuk mengikuti Liga Soeratin 2026.
Bagi Erianto, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan pemain muda menuju kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov.
Ia berharap pemain mampu membalas kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan penampilan terbaik selama kompetisi. Selain mengejar hasil, pengalaman yang diperoleh dari Liga Soeratin diharapkan dapat menjadi modal dalam perkembangan karier para atlet muda Pasaman Barat.
“Kita harus memberikan perhatian kepada atlet agar mereka berkembang. Apalagi kita juga akan menghadapi Porprov dan tentunya kita punya target,” ujar Erianto.
Erianto juga mengingatkan seluruh pemain agar menjaga sportivitas sepanjang kompetisi. Nama baik Kabupaten Pasaman Barat harus tetap dijaga ketika para pemain bertanding di lapangan.
Para atlet juga diminta menjaga fokus, menjalankan instruksi pelatih, serta mempertahankan kedisiplinan. Menurut Erianto, perjalanan dalam kompetisi membutuhkan konsistensi agar pemain tidak mudah kehilangan semangat ketika menghadapi berbagai situasi pertandingan.
“Dukungan Pemerintah Daerah bersama DPRD sangat penting bagi KONI dan atlet, terutama dalam pembinaan olahraga dan pengembangan bakat-bakat muda di Pasaman Barat,” katanya.
Pelepasan kontingen PS Pasbar U-13 dan U-15 kemudian ditandai dengan penyematan simbolis serta pemberian motivasi kepada para pemain oleh Bupati Yulianto.
Kontingen tersebut diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dalam Liga Soeratin U-13 dan U-15 Zona Sumatera Barat 2026. Di sisi lain, keikutsertaan PS Pasbar menjadi bagian dari proses panjang pembinaan pesepak bola usia muda di Pasaman Barat agar dapat berkembang menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.
Pembinaan yang dimulai dari kelompok usia muda juga diharapkan menjadi fondasi bagi Pasaman Barat dalam menyiapkan atlet untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Dengan dukungan pemerintah daerah, DPRD, KONI, PSSI, pelatih, dan ofisial, para pemain mendapat ruang untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun pengalaman bertanding sejak usia dini. (*)
















