Sumbardaily.com – Komposisi skuad Semen Padang FC untuk menghadapi Liga 2 2026/2027 dipastikan telah rampung. Presiden Klub Andre Rosiade memastikan seluruh kebutuhan pemain yang direkomendasikan tim pelatih telah dipenuhi manajemen setelah Mierza Fijatullah resmi menjadi rekrutan terakhir Kabau Sirah.
Kepastian tersebut membuat Semen Padang FC kini dapat mengalihkan fokus dari pembentukan skuad menuju pematangan permainan. Kabau Sirah masih memiliki waktu untuk meningkatkan sejumlah aspek sebelum kompetisi Liga 2 2026/2027 dimulai, termasuk melalui dua pertandingan uji coba menghadapi tim besar pada awal September 2026.
Andre mengatakan proses persiapan tim selama sekitar satu bulan terakhir, termasuk pemusatan latihan atau TC, memperlihatkan perkembangan yang positif. Meski Semen Padang FC sempat mengalami kekalahan ketika menghadapi Bhayangkara dan Borneo, ia menilai permainan Kabau Sirah tidak kalah secara kualitas.
"Secara kualitas permainan kita tidak kalah dengan mereka, hanya kurang beruntung. Secara permainan kita terus meningkat," kata Andre, dikutip Jumat (21/8/2026).
Menurut Andre, setelah komposisi pemain lengkap, pekerjaan tim selanjutnya adalah membangun permainan yang lebih solid. Beberapa aspek masih perlu ditingkatkan, terutama permainan posisional, kerja sama antarpemain, serta kemampuan fisik.
Untuk mengukur perkembangan tersebut, Semen Padang FC dijadwalkan menjalani dua laga uji coba pada 2 dan 5 September 2026. Kedua pertandingan itu akan menjadi bagian dari persiapan Kabau Sirah sebelum memasuki persaingan Liga 2 2026/2027.
Meski tanggal pertandingan telah ditentukan, manajemen belum mengumumkan tim yang akan menjadi lawan. Andre menyebut kedua laga tersebut akan mempertemukan Semen Padang FC dengan tim-tim besar. Nama lawan akan disampaikan setelah seluruh jadwal dipastikan.
"Awal September akan ada dua uji coba melawan tim-tim besar. Untuk siapa lawannya, nanti akan diumumkan setelah pasti," ujarnya.
Mierza Jadi Rekrutan Terakhir
Rampungnya komposisi skuad Semen Padang FC ditandai dengan bergabungnya Mierza Fijatullah. Striker tersebut sebelumnya merupakan pemain Timnas Indonesia U-20 di bawah asuhan pelatih Gerald Vanenburg dan juga sempat dilatih Kurniawan.
Andre memastikan Mierza menjadi pemain terakhir yang direkrut manajemen untuk memenuhi kebutuhan skuad musim 2026/2027. Setelah pemain tersebut menandatangani kontrak dan diperkenalkan, tidak ada lagi kebutuhan pemain yang harus dipenuhi berdasarkan rekomendasi tim pelatih.
"Mierza rekrutan terakhir kita. Alhamdulillah tadi sudah teken kontrak dan sudah diumumkan manajemen," kata Andre.
Dengan demikian, manajemen menilai komposisi skuad Kabau Sirah telah sesuai dengan kebutuhan yang sebelumnya disampaikan tim pelatih. Fokus selanjutnya adalah memastikan seluruh pemain mampu menjalankan skema yang telah disiapkan.
Perekrutan Julio Batista
Andre juga memberikan penjelasan mengenai keputusan mendatangkan striker asing Julio Batista. Perekrutan pemain tersebut sebelumnya mendapat sorotan dari sebagian suporter.
Menurut Andre, keputusan merekrut Julio Batista merupakan hasil rekomendasi tim pelatih. Hal yang sama berlaku terhadap pemain asing lainnya yang didatangkan Semen Padang FC, termasuk Igor Cukovic dan Lazar.
Untuk posisi striker, tim pelatih sebelumnya mengajukan tiga nama kepada manajemen. Setelah mempertimbangkan kebutuhan permainan, Julio Batista akhirnya dipilih untuk menjadi bagian dari skuad Kabau Sirah.
Andre mengatakan karakter permainan Julio sesuai dengan kebutuhan tim. Striker tersebut dinilai mampu membuka ruang dan memberikan keleluasaan bagi pemain lain dalam membangun serangan.
"Memang gaya bermain Julio Batista ini banyak membuka lapangan, memberikan ruang. Itu yang diminta oleh pelatih. Pelatih meyakinkan bahwa striker ini cocok dengan komposisi dan skema permainan tim," jelasnya.
Andre berharap keputusan tersebut dapat dipahami suporter karena pembentukan skuad dilakukan berdasarkan kebutuhan permainan yang dirancang tim pelatih.
Minta Suporter Beri Kesempatan
Setelah komposisi skuad rampung, Andre meminta suporter tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap kekuatan Semen Padang FC hanya berdasarkan hasil pertandingan selama masa persiapan.
Ia menilai tim masih berada dalam tahap membangun kerangka permainan. Kekalahan dari Bhayangkara dan Borneo juga tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran untuk menilai kemampuan Kabau Sirah menghadapi Liga 2 2026/2027.
Andre meminta tim pelatih dan pemain diberikan kesempatan untuk bekerja terlebih dahulu. Penilaian, menurutnya, dapat dilakukan setelah Semen Padang FC menjalani beberapa pertandingan kompetitif.
"Mari kita berikan kesempatan kepada orang yang bekerja dulu. Nanti baru kita komentari setelah tiga atau empat pertandingan," katanya.
Ia juga mengajak seluruh pendukung Semen Padang FC memberikan dukungan penuh kepada tim yang akan berlaga pada Liga 2 2026/2027.
"Semen Padang ini butuh dukungan, bukan caci dan maki. Mari kita dukung sama-sama," tegas Andre.
Launching Tim dan Jersey
Sebelum melanjutkan agenda uji coba, Semen Padang FC dijadwalkan menggelar launching tim dan jersey pada 25 Agustus 2026.
Setelah agenda tersebut, Kabau Sirah akan melanjutkan persiapan dengan dua laga uji coba yang dijadwalkan berlangsung pada 2 dan 5 September 2026.
Dengan komposisi skuad yang telah dinyatakan lengkap, Semen Padang FC kini memiliki waktu untuk mematangkan permainan sebelum menghadapi kompetisi Liga 2 2026/2027. Pembenahan permainan posisional, kerja sama antarpemain, dan kemampuan fisik menjadi sejumlah aspek yang masih menjadi perhatian dalam persiapan Kabau Sirah. (*)
















