Sumbardaily.com – Pemulihan infrastruktur pengairan terdampak bencana di Kota Padang mulai dilakukan. Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai rehabilitasi Bendung Batu Busuk-Sungkai 1 di Kecamatan Pauh pada Senin (10/8/2026).
Rehabilitasi Bendung Batu Busuk menjadi bagian dari langkah percepatan pemulihan dan rekonstruksi pascabencana terhadap infrastruktur pengairan yang terdampak di wilayah tersebut. Perbaikan dilakukan untuk mengembalikan kondisi fisik bendung sekaligus memastikan fungsinya dapat kembali berjalan secara optimal.
Proyek tersebut dikerjakan CV. Ghalfib selaku kontraktor pelaksana dengan waktu pengerjaan yang ditargetkan selama 135 hari kalender. Fokus pekerjaan diarahkan pada pemulihan kondisi fisik dan fungsi Bendung Batu Busuk-Sungkai 1 agar dapat kembali mendukung kebutuhan pengairan masyarakat sekitar.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan proses percepatan pemulihan tetap dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.
"Seluruh tahapan percepatan pemulihan dan rekonstruksi tetap mengedepankan prinsip aturan yang berlaku, mulai dari perencanaan hingga proses pengadaan," kata Malvi Hendri, dikutip Selasa (11/8/2026).
Menurut Malvi, pelaksanaan pekerjaan di lapangan diharapkan dapat berjalan tanpa kendala berarti. Kelancaran rehabilitasi menjadi penting agar fungsi infrastruktur pengairan yang terdampak dapat segera dikembalikan.
"Harapannya, pengerjaan di lapangan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga fungsi aliran air untuk warga dapat segera pulih sepenuhnya," ujarnya. (*)















