Sumbardaily.com - Ajang Barefoot Running Padang Pariaman 2026 berlangsung sukses di kawasan Pantai Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Sabtu (1/8/2026). Kompetisi lari tanpa alas kaki di atas hamparan pasir pantai tersebut menjadi yang pertama mengusung konsep sport tourism di Pulau Sumatera dan berhasil mengundang ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Persaingan berlangsung ketat sejak peserta meninggalkan garis start hingga memasuki garis finis. Pelari dari Sumatera Barat maupun luar daerah saling bersaing untuk mencatatkan waktu terbaik dalam menaklukkan lintasan pasir Pantai Katapiang yang menjadi arena perlombaan.
Pada nomor Championship 5 Kilometer Putri, Jelita Optiani Laoli dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Kabupaten Tapanuli Selatan, tampil sebagai juara setelah membukukan waktu 25 menit 40 detik. Catatan tersebut menjadikannya pelari tercepat pada kategori putri.
Posisi runner-up ditempati Tarisya Mulyana yang berasal dari Kota Bukittinggi dengan waktu tempuh 27 menit 00 detik. Sementara peringkat ketiga berhasil diamankan wakil tuan rumah, Siska Helmiranita dari Padang Pariaman, dengan catatan waktu 27 menit 45 detik.
Persaingan pada kategori putri juga menghadirkan persaingan hingga enam besar. Juni Ramayani asal Padang Panjang menempati posisi keempat setelah menyelesaikan lomba dalam waktu 28 menit 36 detik. Geby Gerinaaa berada di peringkat kelima dengan catatan 29 menit 51 detik, sedangkan posisi keenam menjadi milik Syarifah Tuddin yang mencatatkan waktu 30 menit 18 detik.
Kompetisi tidak kalah sengit tersaji pada Championship 5 Kilometer Putra. Luhut Manik asal Dumai berhasil menjadi yang tercepat sekaligus merebut gelar juara dengan torehan waktu 21 menit 47,12 detik.
Di belakangnya, Zamzami dari Bukittinggi finis di posisi kedua dengan catatan 22 menit 06,95 detik. Selisih waktunya sangat tipis dengan Asael Ginting dari Yonif TP 897 Singgalang yang menempati urutan ketiga setelah membukukan waktu 22 menit 07,00 detik.
Sementara itu, Farit Erlangga asal Padang mengakhiri perlombaan di posisi keempat dengan waktu 22 menit 20,57 detik. Diego Rafli dari Sijunjung Atletik Club berada di peringkat kelima lewat catatan 22 menit 35,52 detik, sedangkan Oljumra Putra asal Padang melengkapi enam besar dengan waktu 22 menit 55,80 detik.
Keikutsertaan atlet dari berbagai daerah yang berhasil naik podium menunjukkan bahwa Barefoot Running Padang Pariaman telah berkembang menjadi ajang yang diminati pelari kompetitif dari berbagai penjuru Indonesia. Partisipasi tersebut sekaligus memperkuat posisi kegiatan ini sebagai agenda sport tourism yang memiliki daya tarik di tingkat nasional.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari peserta, panitia, sponsor, relawan, aparat keamanan, tenaga kesehatan hingga masyarakat yang ikut berperan sehingga acara dapat berlangsung aman dan sukses.
"Selamat kepada seluruh pemenang yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas terbaik. Kehadiran atlet-atlet dari berbagai daerah menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan. Insyaallah, Barefoot Running Padang Pariaman akan menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan setiap tahun sebagai ikon sport tourism Kabupaten Padang Pariaman," ujar Bupati.
Menurutnya, penyelenggaraan Barefoot Running diharapkan tidak hanya menjadi wadah melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga mampu memperkenalkan keindahan Pantai Katapiang beserta potensi wisata Kabupaten Padang Pariaman kepada masyarakat secara lebih luas di tingkat nasional.
Ia menilai meningkatnya perhatian terhadap event tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan. Dengan semakin dikenalnya Pantai Katapiang melalui ajang olahraga ini, diharapkan pertumbuhan sektor pariwisata berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman. (*)
















